
Sumbawa Besar, Nuansantb.id – Akademi Seni Beladiri Karate Indonesia (ASKI) Pengprov NTB sukses menggelar Pelatihan Wasit dan Juri Tingkat Nasional Majelis Sabuk Hitam (MSH) ASKI NTB di Padepokan Beladiri KONI Kabupaten Sumbawa, Sabtu-Minggu (7-8 Juni 2025).
Kegiatan ini diikuti oleh puluhan wasit dan juri ASKI dari berbagai kabupaten di NTB, dengan tujuan meningkatkan kompetensi perwasitan karate secara profesional.
Momen Langka, Ketua Dewan Wasit Nasional Jadi Mentor
Wakil Sekretaris ASKI NTB, Sari Indrawati, SH., MH.Kes, dalam sambutannya menyampaikan antusiasme peserta menyambut kehadiran narasumber berkelas nasional.
“Ini kesempatan langka karena kami langsung dibimbing oleh Ketua Dewan Wasit (KDW) PP ASKI, Sensei Titin Afriani Rosida, S.Sos, yang juga wasit bersertifikat FORKI. Beliau datang khusus untuk membagikan ilmu terkini tentang sistem penilaian karate, baik kategori Kata maupun Kumite,” ungkap Sari Indrawati.
Ia menekankan, pelatihan ini menjadi momen krusial bagi wasit/juri NTB untuk meningkatkan akurasi penilaian, kepekaan membaca dinamika pertandingan, dan meminimalisir kesalahan yang merugikan atlet.
Sensei Titin Afriani Rosida, S.Sos, selaku Ketua KDW PP ASKI, memaparkan materi mendalam seputar: Teknik penilaian yang sesuai standar nasional dan internasional (AKF/WKF).
Kemudian, strategi mengambil keputusan cepat dan adil dalam pertandingan, serta simulasi kasus untuk mengasah ketelitian wasit/juri.
“Peserta tidak hanya mendapat teori, tetapi juga diuji melalui evaluasi tertulis. Bagi yang lulus, akan mendapat sertifikat akreditasi yang menjadi syarat untuk upgrade lisensi nasional hingga internasional,” jelas Titin.
Dampak Jangka Panjang bagi Karate NTB
Pelatihan ini diharapkan menjadi landasan peningkatan kualitas pertandingan karate di NTB, sekaligus mempersiapkan wasit/juri lokal untuk tampil di even bergengsi seperti Porprov, PON, hingga kejuaraan Asia.
“Dengan kompetensi yang terstandar, wasit/juri NTB bisa lebih diperhitungkan di kancah nasional, bahkan internasional,” tutup Sari Indrawati. (Nuansa)

Tidak ada komentar