Satgas Pemkab Sumbawa Awasi Ketat Distribusi LPG 3 Kg di Lopok

3 menit membaca
Sahril
Pemerintahan - 09 Jul 2026

SUMBAWA, Nuansantb.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Satuan Tugas (Satgas) Pengawasan Gas terus menunjukkan komitmennya dalam memastikan distribusi LPG tabung 3 kilogram bersubsidi berjalan tepat sasaran. Pemantauan intensif kembali dilakukan di wilayah Kecamatan Lopok pada Rabu (08/07/2026), sebagai langkah preventif untuk menjamin ketersediaan gas bersubsidi bagi masyarakat yang berhak menerimanya.

Kegiatan pengawasan yang berlangsung di seluruh wilayah Kecamatan Lopok ini merupakan bagian dari program rutin Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam mengawal penyaluran barang kebutuhan pokok masyarakat. Fokus utama pemantauan adalah memastikan tidak terjadi penyimpangan dalam proses distribusi, serta menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen.

Camat Kecamatan Lopok, Hendun, S.Sos., memimpin langsung tim gabungan yang terdiri dari unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam). Turut hadir dalam rombongan pengawasan tersebut, Kapolsek Lopok, perwakilan dari Koramil, Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat, serta Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban (Trantib) Kecamatan Lopok. Kolaborasi antar instansi ini menjadi bukti sinergitas yang solid dalam mengawal kebijakan pemerintah di tingkat kecamatan.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat benar-benar merasakan kehadiran pemerintah dalam mengawal distribusi LPG bersubsidi ini. Jangan sampai ada pihak-pihak yang mencoba bermain-main dengan harga atau melakukan penimbunan yang merugikan masyarakat,” ujar Hendun, S.Sos., di sela-sela pemantauan.

Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, distribusi LPG 3 kilogram di Kecamatan Lopok terpantau berjalan dengan lancar tanpa adanya kendala berarti. Tim pemantau tidak menemukan indikasi penyimpangan seperti penimbunan, pengalihan isi tabung, ataupun penjualan di atas harga eceran tertinggi (HET). Harga jual di tingkat pangkalan tercatat stabil sesuai dengan harga rata-rata yang ditetapkan, yakni Rp 20.000 per tabung.

Kondisi persediaan gas di sejumlah pangkalan juga terpantau aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. Antrean pembelian terlihat tertib, dan tidak ditemukan adanya kepanikan di kalangan warga. Hal ini menunjukkan bahwa sistem distribusi yang ada berjalan dengan baik dan masyarakat telah teredukasi dengan mekanisme pembelian yang benar.

“Alhamdulillah, dari hasil pemantauan hari ini, kami menyimpulkan bahwa situasi di Kecamatan Lopok sangat kondusif. Tidak ada kecurangan atau pelanggaran yang kami temukan. Kami berharap ini bisa terus dipertahankan,” tambah Hendun.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Satgas Pengawasan Gas berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan secara berkala dan berkelanjutan di seluruh wilayah kabupaten. Langkah ini tidak hanya terbatas pada Kecamatan Lopok, namun akan menjangkau semua kecamatan lainnya untuk memastikan tidak ada celah bagi oknum yang ingin memanfaatkan kelangkaan atau menaikkan harga secara spekulatif.

Kepada masyarakat, pemerintah juga mengimbau untuk tetap tenang dan membeli LPG 3 kilogram sesuai kebutuhan sehari-hari. Masyarakat diminta untuk segera melaporkan kepada aparat desa atau kecamatan apabila menemukan indikasi penyelewengan di lapangan, seperti harga yang tidak wajar atau kesulitan mendapatkan pasokan.

Dengan terus digencarkannya pengawasan ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa optimis pasokan dan stabilitas harga LPG 3 kilogram bersubsidi dapat terus terjaga, sehingga masyarakat tidak terbebani oleh gejolak harga di pasaran. Komitmen ini merupakan wujud nyata dari pelayanan publik yang prima dan berpihak kepada rakyat kecil.

Editor: Nuansantb

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
Tez