
Sumbawa, Nuansantb.id – Suasana khidmat menyelimuti Masjid Al Mutaqqin yang terletak di Dusun Kanar, Kecamatan Labuhan Badas, Jum’at siang (13/02/2026).
Ratusan jamaah yang memadati masjid tampak antusias mengikuti rangkaian ibadah Sholat Jumat. Keistimewaan hadir pada hari ini, mimbar khotbah diduduki oleh sosok yang tidak asing lagi di tengah masyarakat, yakni Kapolsek Labuhan Badas, IPTU Eko Riyono, S.H., M.Si.
Dengan balutan seragam dinas dan peci hitamnya, IPTU Eko Riyono tampil khusyuk menyampaikan kutbah yang mengangkat tema tentang makna memuliakan tamu agung, yaitu bulan suci Ramadhan.
Perwira pertama dengan segudang prestasi ini mengawali ceramahnya dengan mengajak seluruh jamaah untuk bersyukur atas kesempatan hidup dan dipertemukan kembali dengan bulan penuh berkah yang akan tiba dalam hitungan hari ke depan.
“Marilah kita sambut bulan suci Ramadhan dengan hati yang bersih. Bersihkan diri dari dendam, iri, dan dengki. Jadikan Ramadhan sebagai momentum untuk memperbanyak amal kebaikan dan menjadi pribadi yang lebih baik, tidak hanya secara spiritual tetapi juga dalam kepedulian terhadap sesama manusia,” ujar IPTU Eko Riyono di hadapan jamaah.
Lebih jauh, dalam kutbahnya yang berlangsung sekitar 20 menit tersebut, Kapolsek Labuhan Badas juga menyelipkan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Ia mengingatkan bahwa di era digital saat ini, tantangan menjaga keimanan tidak hanya datang dari hawa nafsu pribadi, tetapi juga dari gempuran konten negatif di dunia maya.
Dengan intonasi yang menekankan kewaspadaan, IPTU Eko Riyono secara spesifik menyoroti penggunaan gawai di kalangan anak-anak.
“Bapak-bapak sekalian, saya titip pesan, pantau dan awasi anak-anak kita dalam bermain handphone atau game online. Saat ini ruang digital tidak hanya diisi dengan hiburan. Ada pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang menyusupkan paham radikalisme, ekstremisme, bahkan terorisme melalui konten yang tampak biasa. Jangan sampai anak-anak kita terpapar,” tegasnya.
Pesan tersebut mendapat sambutan hangat dari jamaah. Salah satu warga Dusun Kanar, mengaku baru pertama kali mendengar khotbah Jumat yang menggabungkan unsur keagamaan dan literasi digital secara apik. “Baru kali ini ada khotbah yang bahas soal HP dan radikalisme. Sangat membuka mata kami sebagai orang tua. Selama ini kami pikir anak main game saja, ternyata ada bahaya besar yang mengintai,” tuturnya.
Memasuki penghujung kutbah, Kapolsek Labuhan Badas mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif. Ia menekankan pentingnya sikap saling menghormati antar warga dan tidak mudah terprovokasi oleh berita bohong atau isu-isu yang dapat memecah belah persatuan.
“Keamanan bukan hanya tugas polisi. Ini adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita rawat kerukunan yang sudah terjalin, hindari permusuhan, dan selesaikan setiap perbedaan dengan kepala dingin,” imbuh IPTU Eko Riyono.
Kehadiran Kapolsek sebagai khotib di Masjid Al Mutaqqin ini merupakan bagian dari program Polsek Labuhan Badas yang terus mengedepankan pendekatan humanis dan preventif. Sinergi antara ulama dan umaro dinilai efektif dalam menyampaikan pesan-pesan kebangsaan sekaligus menangkal paham intoleran dari akar rumput.
Momen Jumat berkah ini pun menjadi bukti nyata bahwa dakwah dan pengayoman masyarakat dapat berjalan beriringan demi mewujudkan Labuhan Badas yang aman, damai, dan religius.
Editor: Nuansantb

Tidak ada komentar