
SUMBAWA, Nuansantb.id– Fraksi Partai NasDem DPRD Kabupaten Sumbawa menyampaikan pandangan umum terhadap Penjelasan Bupati Sumbawa atas Rancangan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna, Kamis (09/07/2026).
Mengawali pandangan fraksinya, Juru Bicara Fraksi NasDem, Edy Syarifuddin, memberikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa atas capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2025. Capaian tersebut dinilai menunjukkan laporan keuangan telah disajikan secara wajar sesuai standar akuntansi pemerintahan.
“Namun demikian, opini WTP bukanlah tujuan akhir, melainkan harus menjadi instrumen untuk memastikan bahwa setiap rupiah anggaran benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Edy Syarifuddin.
Fraksi NasDem memandang positif penyajian tujuh jenis laporan keuangan dalam Ranperda pertanggungjawaban APBD, yakni Laporan Realisasi Anggaran (LRA), Laporan Perubahan Saldo Anggaran Lebih (LPSAL), Neraca, Laporan Operasional (LO), Laporan Arus Kas (LAK), Laporan Perubahan Ekuitas (LPE), dan Catatan atas Laporan Keuangan (CALK). Kelengkapan format ini menunjukkan komitmen terhadap prinsip akuntabilitas, transparansi, dan kepatuhan pada standar pengelolaan keuangan daerah.
Namun demikian, Fraksi NasDem mencermati realisasi belanja daerah Tahun Anggaran 2025 yang mencapai 92,93% atau di bawah 100%. Hal ini menunjukkan adanya efisiensi sekaligus menyisakan pekerjaan rumah terkait perencanaan, pelaksanaan program, dan daya serap anggaran. Fraksi menekankan agar belanja modal dan belanja yang bersentuhan langsung dengan pelayanan publik—terutama sektor pendidikan, kesehatan, pertanian, pesisir, dan infrastruktur dasar—semakin ditajamkan dan dipercepat pelaksanaannya.
Fraksi NasDem juga mendorong penguatan koordinasi antara pemerintah daerah dan perangkat daerah untuk meminimalkan hambatan administratif, mempercepat proses pengadaan dan pelaksanaan kegiatan, serta meningkatkan kapasitas manajerial OPD.
Dukungan Penuh terhadap MBG, KDMP, dan Sumbawa Hijau Lestari
Fraksi Partai NasDem menyatakan dukungan penuh terhadap program strategis nasional yang sedang dan akan dilaksanakan di Kabupaten Sumbawa, khususnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP). Bagi Fraksi NasDem, MBG dan KDMP bukan sekadar program nasional, tetapi instrumen penting untuk memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kualitas SDM, menggerakkan ekonomi kerakyatan, sekaligus membuka lapangan kerja dan ruang usaha baru bagi masyarakat Sumbawa.
Selain itu, Fraksi menegaskan dukungan penuh terhadap program unggulan Bupati Sumbawa, “Sumbawa Hijau Lestari”, sebagai fondasi penting pembangunan berkelanjutan yang menyelaraskan kepentingan lingkungan, ekonomi, dan kesejahteraan. Fraksi mendorong pemasifan gerakan penanaman pohon, restorasi ekosistem hutan, dan penghijauan lahan kritis melalui Safari Sumbawa Menanam, Gerakan 1 ASN 1 Pohon, dan 1 Siswa 1 Pohon.
Kesiapan SDM dan Peralatan Hadapi Tambang Dodo-Rinti
Fraksi NasDem menyoroti secara khusus rencana operasional Tambang Dodo–Rinti milik PT Amman Mineral Nusa Tenggara yang telah dipastikan masuk dalam skema Proyek Strategis Nasional (PSN). Sejalan dengan statusnya sebagai proyek berskala nasional dan berpotensi besar memengaruhi struktur ekonomi, lingkungan, serta lalu lintas logistik di wilayah Sumbawa, Fraksi mendorong pemerintah daerah untuk segera melengkapi peralatan laboratorium uji material, memperkuat peralatan teknis Dinas PUPR, serta memodernisasi sarana uji KIR kendaraan bermotor pada Dinas Perhubungan.
Lebih jauh, Fraksi menekankan pentingnya strategi jangka panjang untuk menyiapkan pegawai lokal dan talenta muda masyarakat Sumbawa agar dapat terlibat langsung dalam operasional tambang. Fraksi mendorong pemerintah daerah untuk bersinergi dengan PT Amman Mineral, Balai Latihan Kerja, dan lembaga pendidikan vokasi dalam memperluas program pelatihan, sertifikasi, serta beasiswa keterampilan teknis—mulai dari mekanik alat berat, operator alat berat, teknisi, hingga profesi penunjang lainnya.
“Putra-putri Sumbawa tidak boleh hanya menjadi penonton, tetapi harus menjadi pelaku utama dalam rantai nilai industri pertambangan dan memperoleh manfaat maksimal bagi peningkatan kesejahteraan keluarga dan daerah,” tegas Edy Syarifuddin.
Sorotan Infrastruktur Jalan dan Pariwisata
Fraksi NasDem memberikan perhatian khusus terhadap sejumlah persoalan infrastruktur yang masih menjadi keluhan masyarakat:
1. Peningkatan dan perbaikan ruas jalan Desa Teluk Santung–Labu Jontal yang merupakan akses strategis menghubungkan kawasan permukiman, pertanian, perikanan, dan pariwisata.
2. Pembangunan Jalan Lingkar Batu Banda yang memiliki nilai strategis dalam membuka akses kawasan, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Di sektor pariwisata, Fraksi menilai potensi belum memberikan kontribusi optimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Salah satu contohnya adalah keberadaan objek wisata Hiu Paus yang telah dikenal secara nasional maupun internasional. Fraksi meminta pemerintah daerah melakukan penertiban terhadap sistem kontribusi dan tata kelola aktivitas wisata Hiu Paus agar seluruh aktivitas ekonomi yang berlangsung di kawasan tersebut dapat memberikan manfaat lebih besar kepada daerah dan masyarakat sekitar.
Fraksi juga memberikan catatan khusus terkait pemanfaatan Pasar di Kecamatan Utan yang hingga saat ini belum berjalan optimal sebagai pusat aktivitas ekonomi dan sumber PAD. Fraksi mendorong evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan relokasi, pengelolaan, dan desain kelembagaan Pasar Utan, termasuk mempertimbangkan opsi revitalisasi dan penataan kembali pasar lama maupun pasar baru.
Pembangunan RSUD Sering dan Catatan Strategis Lainnya
Fraksi NasDem menegaskan pentingnya keberlanjutan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumbawa di kawasan Sering sebagai salah satu pilar utama peningkatan layanan kesehatan dan pemerataan akses pelayanan rujukan bagi masyarakat Kabupaten Sumbawa.
Di akhir pandangannya, Fraksi Partai NasDem menyatakan komitmen untuk bersama-sama menuntaskan pembahasan rancangan peraturan daerah ini secara terbuka dan partisipatif. Setiap pembuatan atau perubahan aturan daerah harus menjamin kepastian hukum, akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah, serta manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami sangat menghargai itikad baik pemerintah daerah dalam menyampaikan Penjelasan Bupati Sumbawa terhadap Rancangan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025. Fraksi Partai NasDem siap berperan aktif. Semoga rangkaian pembahasan ini mendorong Sumbawa menjadi daerah yang unggul, maju, dan sejahtera,” pungkas Edy Syarifuddin.
Turut dalam pandangan umum Fraksi Partai NasDem: Dewan Penasehat Zulfikar Demitry, S.H., M.H.; Ketua Bunardi, AMd.Pi; Wakil Ketua H. Zohran, S.H.; serta Sekretaris merangkap Juru Bicara Edy Syarifuddin.
Editor: Nuansantb

Tidak ada komentar