Ketua Dekranasda Sumbawa Promosikan Tenun Kre Alang Dihadapan Istri Wapres RI di Makassar

2 menit membaca
Sahril
Headline News - 11 Jul 2026

Makassar, Nuansantb.id – Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) di Trans Studio Mall Makassar, Jumat (10/07/2026), menjadi panggung strategis bagi Kabupaten Sumbawa untuk mempromosikan wastra kebanggaannya. Ketua Dekranasda Kabupaten Sumbawa, Ny. Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, dengan penuh semangat mengenalkan kain tenun Kre Alang sebagai identitas budaya Tau Samawa yang mendunia.

Mengusung tema “Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia” , perhelatan nasional yang berlangsung 9–12 Juli 2026 ini menjadi ajang vital untuk memperluas akses pasar sekaligus memperkenalkan kekayaan kriya Nusantara. Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Umum Dekranas, Ny. Selvi Gibran, Istri Wakil Presiden (Wapres) RI yang ditandai dengan pemukulan Gendang Pakan Jara. Kegiatan ini diikuti sekitar 3.000 pelaku UMKM dari berbagai daerah dengan target kunjungan mencapai 40.000 pengunjung.

Di stan Provinsi Nusa Tenggara Barat, Dekranasda Kabupaten Sumbawa menghadirkan beragam koleksi tenun Kre Alang dengan motif khas yang sarat akan kearifan lokal. Keikutsertaan ini merupakan komitmen nyata untuk memperluas promosi wastra daerah, membuka peluang kerja sama, serta meningkatkan daya saing produk kerajinan lokal di pasar nasional maupun internasional.

Momen istimewa terjadi ketika Ny. Selvi Gibran mengunjungi stan NTB dan melihat langsung koleksi tenun Kre Alang. Kehadiran Ketua Umum Dekranas tersebut menjadi penyemangat bagi para perajin untuk terus berkarya. Dalam sambutannya, Ny. Selvi Gibran berpesan agar perajin Indonesia beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital dan aktif memanfaatkan platform digital sebagai sarana promosi, sehingga produk kerajinan Indonesia mampu menjangkau pasar global.

“PR terbesar kita di Dekranasda saat ini adalah bagaimana memperkenalkan Kre Alang ke dunia. Tidak hanya sebagai kain tenun, tetapi sebagai identitas budaya Sumbawa yang punya nilai jual tinggi,” tegas Hj. Ida Fitria. Ia menambahkan bahwa berbagai motif Kre Alang perlu diperjuangkan hak patennya sebagai kekayaan wastra Kabupaten Sumbawa. “Regenerasi penenun diperlukan agar Kre Alang tetap lestari dan bisa sesuai dengan selera serta pola pikir anak muda,” ujarnya.

Rangkaian HUT ke-46 Dekranas juga diwarnai penandatanganan kerja sama antara Dekranas dan Bank Indonesia, yang diharapkan memperkuat pembinaan UMKM, memperluas akses pembiayaan, dan mendorong pemasaran produk kriya Indonesia.

Pada kesempatan ini, Hj. Ida Fitria hadir bersama Ketua Dekranasda Provinsi NTB, Ny. Sinta Agathia Iqbal, serta para Ketua Dekranasda kabupaten/kota se-NTB, sebagai wujud sinergi memperkenalkan potensi kerajinan daerah kepada masyarakat mancanegara. Acara ditutup dengan Malam Ramah Tamah di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, mempererat silaturahmi dan kolaborasi antar-Dekranasda dalam memajukan industri kerajinan nasional.

Editor: Nuansantb

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
Tez