Wabup Ansori Dorong Petani dan Peternak Sumbawa Jadi Penopang Program Strategis Nasional

2 menit membaca
Sahril
Pemerintahan - 26 Mei 2026

SUMBAWA, Nuansantb.id – Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, secara resmi membuka kegiatan dialog bertajuk Rembuk Kebangsaan di Desa Boak, Kecamatan Unter Iwes, Selasa (26/5/2026).

Dialog yang diinisiasi oleh Lembaga Pro Demokrasi (Prodem) bersama Serikat Petani dan Peternak Pulau Sumbawa ini diikuti oleh sejumlah kepala perangkat daerah, kepala desa, serta para petani dan peternak dari berbagai wilayah di Pulau Sumbawa.

Dalam forum tersebut, para peserta membahas berbagai persoalan mendasar yang tengah dihadapi, mulai dari kelangkaan pupuk, tingginya harga pakan ternak, hingga kerusakan alam. Namun di tengah tantangan itu, Wabup Ansori justru melihat adanya peluang besar yang harus dimanfaatkan.

Menurutnya, sejumlah program strategis nasional yang saat ini masuk ke Kabupaten Sumbawa—seperti program hilirisasi unggas terintegrasi, Makan Bergizi Gratis (MBG), dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)—merupakan kesempatan emas bagi petani dan peternak lokal untuk bangkit.

“Program-program ini sangat menguntungkan masyarakat. Petani dan peternak bisa menjadi mitra utama dalam mendukung program MBG melalui suplai bahan baku pangan,” ujar Wabup Ansori di hadapan para peserta dialog.

Ia menegaskan bahwa para petani dan peternak di Sumbawa harus mulai mempersiapkan diri, baik dari sisi kapasitas produksi maupun kualitas hasil, agar mampu menjadi penyokong utama berbagai program strategis tersebut. “Ini peluang yang tidak boleh disia-siakan. Kita harus siap menjadi lumbung pangan penyangga program nasional,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Prodem, Mujib Hermani, menilai Kabupaten Sumbawa memiliki potensi luar biasa untuk menjadi daerah yang kuat dan mandiri pangan. “Dengan dukungan semua pihak, petani, peternak, bahkan nelayan di Sumbawa bisa tumbuh menjadi lebih unggul, maju, dan sejahtera,” ujarnya optimistis.

Dialog Rembuk Kebangsaan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang diskusi, tetapi juga melahirkan gagasan-gagasan konkret untuk mewujudkan kesejahteraan petani dan peternak di Bumi Samawa.

Editor: Nuansantb

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
Tez