
Sumbawa, Nuansantb.id — Akses internet di Kabupaten Sumbawa kini telah menjangkau seluruh desa. Namun, jangkauan infrastruktur itu dinilai belum cukup jika tidak diimbangi kemampuan masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), dalam memanfaatkan teknologi digital secara produktif.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfotiksandi) Kabupaten Sumbawa, Drs. Hasanuddin, saat menghadiri pembukaan Kelas Offline dan Webinar Program Pemanfaatan Infrastruktur Digital untuk Pengembangan UMKM Digital di Aula Diskominfotiksandi Kabupaten Sumbawa, Selasa (20/10/2026).
Menurut Hasanuddin, pemerataan akses internet menjadi modal penting bagi pengembangan ekonomi daerah. Karena itu, literasi digital terus diberikan kepada pelaku UMKM agar mereka mampu memperluas pasar, meningkatkan daya saing, dan beradaptasi dengan perubahan pola transaksi masyarakat.
“Akses internet kini telah menjangkau seluruh desa di Kabupaten Sumbawa. Tantangan berikutnya adalah memastikan masyarakat, terutama pelaku UMKM, mampu memanfaatkannya secara produktif untuk mengembangkan usaha,” ujar Hasanuddin.
Ia menjelaskan, Diskominfotiksandi bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), BPSDM, dan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) telah melaksanakan lima kali pelatihan literasi digital sejak akhir 2024. Pelatihan itu tidak hanya menyasar pelaku UMKM, tetapi juga sektor pariwisata dan guru.
Melalui pelatihan tersebut, kata Hasanuddin, para peserta dibekali pemahaman tentang pemanfaatan infrastruktur digital, pemasaran daring, pengelolaan usaha berbasis teknologi, hingga strategi memperluas jejaring pasar. Ia berharap pelatihan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi berdampak nyata pada peningkatan pendapatan dan kemajuan usaha peserta.
Kegiatan itu turut dihadiri Sekretaris Dinas KUKM Perindag Kabupaten Sumbawa, Evi Supiati, S.STP., M.Si.; perwakilan BAKTI Komdigi Ade Dimijanty Sirait selaku Kepala Divisi Layanan Telekomunikasi Informasi Masyarakat; serta Koordinator Sektor UMKM BAKTI Komdigi Evita Yuniar, SE. Para pelaku UMKM mengikuti kegiatan secara langsung maupun daring dari berbagai wilayah di Indonesia.
Ade Dimijanty Sirait berharap pelatihan ini dapat meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan usaha, memperluas pasar, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pelaku usaha menjadi kunci agar transformasi digital benar-benar dirasakan manfaatnya.
“Pelatihan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi juga mendorong pelaku UMKM lebih percaya diri masuk ke pasar digital,” ujarnya.
Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan kenang-kenangan dari BAKTI Komdigi kepada Kadis Kominfotiksandi dan Sekretaris Dinas KUKM Perindag Kabupaten Sumbawa, foto bersama, serta pelaksanaan sesi pelatihan bagi para peserta.
Dengan jangkauan internet yang merata hingga desa, Pemerintah Kabupaten Sumbawa berharap UMKM mampu naik kelas, menjangkau pasar lebih luas, dan menjadi penggerak ekonomi daerah yang berdaya saing di era digital. (Ev)
Editor: Nuansantb

Tidak ada komentar