Tingkatkan Pendataan, Bapenda Sumbawa Pacu Penerimaan Pajak Daerah Tembus Target

2 menit membaca
Sahril
Pemerintahan - 25 Okt 2025

SUMBAWA, Nuansantb.id– Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) optimis dapat melampaui target penerimaan pajak daerah pada akhir tahun 2025. Keyakinan ini disampaikan langsung oleh Kepala Bapenda Kabupaten Sumbawa, Hardianto, menyusul capaian realisasi yang telah menembus 80,12 persen per pertengahan Oktober.

“Alhamdulillah, hingga tanggal 16 Oktober 2025, realisasi pajak daerah sudah di angka 80,12 persen dari target. Dengan sisa waktu sekitar dua bulan lebih, kami yakin tidak hanya tembus, tetapi juga bisa melampaui target. Insya Allah, mudah-mudahan pada Desember nanti bisa terlampaui,” ujar Hardianto di ruang kerjanya, Rabu (22/10/2025).

Secara rinci, realisasi yang tercatat mencapai sekitar Rp 65,4 miliar dari target sekitar Rp 81,7 miliar ini didorong oleh performa luar biasa dari beberapa jenis pajak. Beberapa sektor bahkan telah jauh melampaui target yang ditetapkan.

“Beberapa pos telah menunjukkan performa sangat baik. Pajak reklame misalnya, realisasinya sudah mencapai 112 persen. Kemudian, pajak restoran juga sangat menggembirakan di angka 145 persen, dan pajak jasa tertentu di 104 persen. Pajak sarang burung walet juga patut diacungi jempol dengan capaian 90 persen,” papar Hardianto.

Sektor lainnya juga menunjukkan tren positif. Pajak air tanah dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) masing-masing telah mencapai 83 persen. Sementara itu, Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) telah mencapai 68 persen dan 76 persen. Pajak penerangan jalan (listrik) juga telah berada di jalur yang tepat dengan realisasi 91 persen.

Meski secara keseluruhan menggembirakan, Hardianto menyoroti satu sektor yang masih perlu dikejar, yaitu Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) yang realisasinya baru mencapai 48 persen.

Untuk menutup celah dan memastikan target terlampaui, Bapenda Kabupaten Sumbawa mengandalkan strategi utama: pendataan yang masif dan agresif. Hardianto menegaskan bahwa data adalah kunci untuk membidik potensi penerimaan secara tepat.

“Data itu nomor satu. Tanpa data, kita tidak bisa terlalu mengharapkan masyarakat yang datang sendiri. Kamilah yang turun ke lapangan, melakukan pendataan terhadap potensi sumber penerimaan baru, sekaligus memberikan pemahaman dan sosialisasi kepada masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Hardianto menegaskan komitmennya untuk menggenjot kinerja tim di sisa waktu tahun 2025. “Apalagi menjelang akhir tahun, kami akan terus mengintensifkan turun lapangan. Kami tidak hanya mengejar target, tetapi berkomitmen untuk dapat melampauinya. Semua potensi akan digali optimal,” pungkasnya.

Dengan kombinasi antara capaian yang solid di banyak sektor dan strategi pendataan yang pro-aktif, optimisme Bapenda Sumbawa untuk mencetak rektor baru penerimaan pajak daerah di akhir tahun tampaknya memiliki dasar yang kuat.

Editor: Nuansantb

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
Tez