
Sumbawa, Nuansantb.id – Polsek Sumbawa turun langsung mengamankan proses pemeriksaan setempat (PS) atas objek sengketa lahan seluas satu hektare di Kelurahan Brang Biji, Jumat (07/11/2025).
Pendampingan ini dilakukan menyusul sengketa perdata yang melibatkan dua orang saudara kandung, guna mencegah eskalasi konflik dan menciptakan ketertiban.
Kapolsek Sumbawa, IPTU Rohmad Rondhi, menegaskan bahwa langkah ini merupakan implementasi dari Program Quick Wins Presisi Polri, yang menekankan kehadiran negara di tengah masyarakat untuk menyelesaikan persoalan.
“Kami menurunkan personel Bhabinkamtibmas untuk mendampingi langsung tim Pengadilan Agama. Penting bagi Polri untuk hadir di tengah proses sengketa saudara kandung ini agar tidak terjadi konflik dan memastikan Harkamtibmas (Ketertiban dan Ketenteraman Umum) tetap terjaga,” ujar Kapolsek, yang bertindak atas nama Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WITA itu berjalan lancar dan tertib. Proses hukum tersebut dipimpin langsung oleh pihak Pengadilan Agama Sumbawa, dan turut dihadiri oleh perwakilan dari TNI (Babinsa) serta Lurah setempat, yang bersama-sama memastikan proses berjalan sesuai prosedur.
Personel Bhabinkamtibmas, Aipda L. Heru Kamarudin, tak hanya mengamankan lokasi, tetapi juga aktif berinteraksi dengan warga sekitar dan kedua pihak yang bersengketa. Dalam interaksi tersebut, petugas memberikan imbauan kamtibmas dan mengajak semua pihak untuk menjaga situasi yang kondusif.
Saudara Kandung Jadi Pihak yang Bersengketa
Sengketa perdata ini melibatkan Abdul Muis (warga Kelurahan Pekat) di satu pihak, dan Nur Ismawati binti Tunru Ceang (warga Mataram) di pihak lain. Keduanya adalah saudara kandung yang memperebutkan hak atas sebidang tanah warisan seluas ± 1 Hektare.
Kehadiran pihak berwenang dalam proses pemeriksaan setempat ini dinilai crucial untuk mencegah sengketa keluarga berubah menjadi konflik horizontal yang lebih luas. Dengan pendampingan yang komprehensif, seluruh rangkaian kegiatan PS dapat diselesaikan tanpa adanya gangguan atau insiden keamanan, membuktikan efektivitas pendekatan pre-emptive Polri dalam menjaga kedamaian di tingkat akar rumput.
Editor: Nuansantb

Tidak ada komentar