
Sumbawa, Nuansantb.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa mencanangkan penataan ruang publik sebagai langkah pertama transformasi daerah menuju visi “Sumbawa Unggul”. Komitmen ini diwujudkan dengan rencana revitalisasi sejumlah taman kota strategis, dimulai dari Taman Unter Ketimis, sebagai bagian dari Gerakan Bersama Sumbawa Unggul yang mengawali peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten ke-67.
Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, dalam keterangannya kepada Nuansantb menekankan bahwa gerakan ini adalah pintu masuk bagi perubahan menyeluruh.
“Tahun pertama HUT Sumbawa ke-67 ini kita awali dengan tema Gerakan Bersama Sumbawa Unggul. Ini bukan hanya seremonial di awal, tapi harus berlanjut. Bukan sekadar menanam, melainkan merawat dan menjaga agar kota kita benar-benar hijau, asri, dan indah,” tegas Haji Ansori.
Revitalisasi taman, menurutnya, merupakan bagian dari konsep Sumbawa Unggul yang tidak hanya mencakup pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengelolaan sumber daya alam, hingga penataan lingkungan.
Fokus pada Fungsi Multipihak dan Dukungan untuk UMKM
Wabup Ansori menjelaskan bahwa penataan taman kota bertujuan untuk menciptakan ruang publik yang multifungsi, sekaligus mendukung perekonomian lokal.
Ruang Publik Multifungsi: Taman-taman kota seperti Taman Unter Ketimis, Taman Kerato, Taman Ngendi, Taman Gemilang, dan Taman Sahabat ditargetkan menjadi ruang rekreasi, olahraga, edukasi, dan interaksi sosial yang ramah lingkungan serta ramah anak.
Menanggapi usulan Camat Sumbawa, Drs. Iwan Sofyan, untuk menyediakan ruang bagi pelaku UMKM di Taman Unter Ketimis, Wabup Ansori menyatakan dukungan penuh. “UMKM penting, tapi harus tertata. Orang yang olahraga pasti butuh minum atau makanan, tapi jangan sampai merusak estetika taman,” jelasnya. Usulan lain yang didukung meliputi penambahan jogging track, lampu penerangan, penataan pagar, dan pembangunan toilet umum.
Konvergensi Pembangunan: Dari Taman Kota Hingga Proyek Nasional
Gerakan penataan ini berjalan beriringan dengan agenda pembangunan strategis Kabupaten Sumbawa. Baru sepekan sebelumnya, pemerintah daerah melakukan peninjauan lokasi ground breaking proyek Integrated Poultry Industry bernilai triliunan rupiah yang termasuk dalam Proyek Strategis Nasional. Proyek ini diharapkan mendorong ketahanan pangan dan menciptakan lapangan kerja.
Di sisi lain, Wabup Ansori juga aktif menangani isu mendesak di masyarakat, seperti meninjau langsung lokasi kebakaran di Kelurahan Seketeng dan memberikan dukungan kepada korban. Komitmennya terhadap pelayanan publik juga tercermin dari pernyataannya bahwa fasilitas pemerintah adalah amanah rakyat yang harus dipertanggungjawabkan.
Visi Jangka Panjang dan Harapan Kepada Masyarakat
Wabup Ansori, yang memiliki visi menjadikan Sumbawa yang MAJU dan BERSAHAJA (Bersih, Sehat, Sejahtera), menegaskan bahwa penataan taman adalah investasi untuk kualitas hidup. Ia berharap dengan ruang publik yang tertata baik, masyarakat tidak perlu jauh-jauh mencari tempat rekreasi dan berinteraksi.
“Target kita jelas, wajah Sumbawa berubah menjadi lebih unggul, lebih maju, dan pada akhirnya membawa kesejahteraan bagi masyarakat,” pungkas Wabup Ansori.
Dengan dimulainya gerakan bersama ini, pemerintah daerah berharap dapat mengawali tahun 2026 dengan langkah konkret menuju transformasi yang berkelanjutan.
Editor: Nuansantb

Tidak ada komentar