Wujudkan Gerakan Indonesia Asri, Sekda Budi Rakor Bersama Kementrian Dalam Negeri

3 menit membaca
Sahril
Pemerintahan - 13 Feb 2026

Sumbawa, Nuansantb.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus menunjukkan keseriusannya dalam isu pengelolaan lingkungan hidup. Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Koordinasi strategis yang dilaksanakan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP, bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia, Jum’at (13/02/2026).

Rakor yang digelar di ruang lantai 1 Kantor Bupati Sumbawa ini difokuskan pada monitoring dan evaluasi pelaksanaan Gerakan Indonesia Asri di wilayah Kabupaten Sumbawa.

Gerakan Indonesia Asri yang digagas oleh pemerintah pusat merupakan program prioritas nasional yang bertujuan mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Dalam pertemuan tersebut, Sekda Budi Prasetiyo menegaskan bahwa Rakor ini menjadi momentum penting untuk memastikan bahwa seluruh program di daerah berjalan selaras dengan instruksi pusat, sekaligus melakukan evaluasi mendalam terhadap capaian yang telah diraih.

“Kami bersama Kemendagri melakukan monitoring untuk melihat sejauh mana progres Gerakan Indonesia Asri di Sumbawa. Ini adalah agenda evaluasi capaian di daerah sekaligus menyamakan langkah. Kami sadar, aspek pengelolaan lingkungan dan kebersihan adalah fondasi pembangunan yang masih perlu diperkuat secara konsisten,” ujar Doktor Budi.

Dalam rakor yang berlangsung dinamis tersebut, Sekda Sumbawa menyoroti perlunya transformasi pendekatan dalam pengelolaan lingkungan. Ia menekankan bahwa program pemerintah tidak boleh berhenti pada tataran agenda seremonial semata, melainkan harus berdampak nyata pada perubahan perilaku masyarakat dan tata kelola di lapangan.

“Forum ini kita jadikan kesempatan untuk menajamkan pendekatan yang lebih praktis dan terukur. Jangan sampai program hanya berhenti pada laporan dan kegiatan seremonial. Kita ingin Gerakan Indonesia Asri ini benar-benar berdampak pada perubahan perilaku masyarakat dan bagaimana birokrasi mengelola kebersihan di lapangan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Sekda Budi Prasetiyo memaparkan sejumlah tantangan spesifik yang dihadapi Sumbawa, seperti pengelolaan sampah plastik di wilayah perkotaan dan pesisir, serta partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, sektor swasta, dan elemen masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan program ini. Ia juga menginstruksikan kepada seluruh perangkat daerah terkait untuk segera merumuskan langkah-langkah konkret.

Langkah tersebut harus mencakup penguatan edukasi publik, optimalisasi peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS 3R), hingga penegakan aturan terkait kebersihan.

“Kita harus pastikan setiap OPD memiliki rencana aksi yang jelas. Kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri. Harus ada kolaborasi dan data yang akurat sehingga evaluasi yang dilakukan benar-benar bisa menjadi dasar untuk perbaikan ke depan,” pungkasnya.

Dengan adanya monitoring dari Kemendagri dan kepemimpinan yang tegas dari Sekda, Pemerintah Kabupaten Sumbawa optimistis dapat mempercepat pencapaian target Gerakan Indonesia Asri, menjadikan Sumbawa tidak hanya asri secara geografis, tetapi juga unggul dalam tata kelola lingkungan yang modern dan partisipatif.

Editor: Nuansantb

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
Tez