Target 165 Gerai, Wabup Ansori Minta Masalah Lahan KDMP Segera Dituntaskan

2 menit membaca
Sahril
Pemerintahan - 24 Apr 2026

Sumbawa, Nuansantb.id – Program pendirian 165 gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Sumbawa terancam tidak mencapai target. Hingga April 2026, baru dua titik yang rampung 100 persen, sementara 75 desa lainnya bahkan belum memiliki lahan.

Kondisi ini terungkap dalam Rapat Koordinasi KDMP di Aula H. Madilaoe ADT, Kantor Bupati Sumbawa, Jumat (24/04/2026). Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, memimpin langsung rapat yang turut dihadiri Dandim 1607/Sumbawa, Asisten Administrasi Umum Sekda, para kepala OPD, camat, serta Forum KDMP Sumbawa.

Berdasarkan data Dinas KUKM Perindag Kabupaten Sumbawa, dari 165 target yang tersebar di 165 desa dan kelurahan, capaiannya masih jauh dari harapan. Rinciannya:

· 2 titik (Desa Pukat dan Labuhan Bajo, Kecamatan Utan) progres 100%

· 64 titik masih dalam tahap pembangunan

· 24 titik dalam proses penyelesaian status lahan

· 75 titik belum memiliki lahan sama sekali

Menanggapi data tersebut, Wabup H. Ansori menegaskan bahwa persoalan legalitas lahan menjadi kunci utama yang harus diselesaikan sebelum pembangunan fisik dilanjutkan. Ia meminta jajarannya tidak terburu-buru membangun tanpa kepastian hukum.

“Jangan sampai setelah dibangun justru muncul gugatan dari pihak lain. Karena itu, persoalan lahan harus benar-benar dituntaskan, statusnya harus jelas dan clean and clear,” tegasnya.

Wabup Ansori juga menyoroti lambatnya koordinasi di lapangan. Ia meminta para kepala desa dan lurah untuk lebih aktif mengawal progres KDMP di wilayah masing-masing, serta memperkuat komunikasi dengan kecamatan dan perangkat daerah terkait.

“Percepat prosesnya, karena tujuan utama kita adalah untuk kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Meski progres masih rendah, Wabup Ansori optimistis target dapat tercapai jika seluruh pihak bersinergi. Ia menekankan bahwa KDMP adalah langkah strategis pemerintah daerah untuk memperkuat ekonomi desa dan kelurahan. Rapat koordinasi ke depan akan digelar secara berkala untuk memantau penyelesaian lahan dan percepatan pembangunan.

Editor: Nuansantb

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
Tez