Pemkab Sumbawa Hibahkan 55 Hektare Lahan, Yonif 16 Marinir Segera Dibangun

2 menit membaca
Sahril
Pemerintahan - 10 Jun 2026

Sumbawa, Nuansantb.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa resmi menghibahkan lahan seluas 55 hektare untuk pembangunan Batalyon Infanteri (Yonif) 16 Marinir. Penandatanganan dan serah terima lahan digelar di Kantor Bupati Sumbawa, Selasa (09/06/2026), menandai langkah nyata kolaborasi antara daerah dengan TNI AL.

Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menegaskan bahwa kehadiran satuan Marinir ini bukan hanya memperkuat pertahanan kawasan timur Indonesia, tetapi juga mendorong percepatan pembangunan daerah.

“Kami sangat menyambut baik pembangunan Yonif 16 Marinir. Dengan penyerahan lahan di kawasan Teluk Saleh ini, proses pembangunan bisa segera dimulai sehingga manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” ujar Bupati yang akrab disapa H. Jarot tersebut.

Lahan hibah tersebut terdiri atas 20 hektare di kawasan Samota untuk markas Yonif 16 Marinir, dan 35 hektare di Teluk Santong untuk pembangunan kompi komposit.

Menurut H. Jarot, masuknya program strategis pusat ini merupakan hasil jemput bola yang intensif selama setahun terakhir. Selain Yonif 16 Marinir, sejumlah program nasional lainnya juga mulai hadir di Sumbawa, seperti pembangunan Yon TP 835 Samota di Kerekeh, program Sekolah Rakyat, hingga proyek hilirisasi unggas terintegrasi.

“Ini akan memberikan dampak berantai bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Pembangunan markas Marinir menjadi wujud nyata kolaborasi kami dengan pusat. Semoga Sumbawa bisa menjadi basis pertahanan Marinir di Pulau Sumbawa,” tambahnya.

Sementara itu, Panglima Korps Marinir TNI AL, Letjen TNI Dr. Endi Supardi, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh Pemkab Sumbawa.

“Setelah serah terima lahan ini, kita langsung gas mulai membangun. Jangan ditunda. Harapan kami satuan ini segera beroperasi,” tegasnya.

Panglima juga menilai kehadiran Yonif 16 Marinir akan berdampak ganda: selain aspek keamanan, juga mendorong ekonomi dan pariwisata. Ia menyebutkan, fasilitas militer yang ada nantinya dapat dimanfaatkan untuk pelayanan kesehatan dan kegiatan kemasyarakatan.

Usai penandatanganan, Bupati bersama Panglima Marinir langsung meninjau lokasi pembangunan di kawasan Samota.

Editor: Nuansantb

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
Tez