
Sumbawa, Nuansantb.id – Ancaman narkoba kini tak lagi mengenal batas kota. Menyadari hal itu, jajaran Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Sumbawa menggelar diskusi publik di salah satu desa terpencil di Kecamatan Batulanteh, guna membentengi masyarakat dari bahaya laten peredaran gelap narkotika.
Bertempat di Desa Kelungkung, Senin (20/07/2026) malam, kegiatan yang berlangsung mulai pukul 20.00 WITA ini berhasil menyedot perhatian sekitar 40 warga setempat. Mereka larut dalam diskusi interaktif yang dikemas dalam acara Reses dan Dialog Publik bertema “Bahaya Laten Narkoba; Dari Kota Ke Desa-Desa”.
Sinergi Tiga Pilar: Polisi, BNN, dan DPRD
Diskusi ini menghadirkan narasumber dari unsur penegak hukum dan legislatif yang sinergis. Hadir sebagai pembicara utama, Iptu Harirustaman, S.H. (Kasat Resnarkoba Polres Sumbawa), perwakilan dari BNNK Sumbawa, serta Andi Rusni, S.E., M.M., Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa yang juga menjadi inisiator kegiatan.
Dalam pemaparannya, Kasat Narkoba Polres Sumbawa, Iptu Harirustaman, mengungkapkan fakta mengejutkan bahwa peredaran narkoba saat ini telah merambah hingga ke pelosok desa. Ia menegaskan bahwa pola pencegahan agresif harus dimulai dari unit terkecil masyarakat.
“Pencegahan dini di tingkat keluarga dan masyarakat desa adalah kunci utama dalam memutus mata rantai peredaran gelap narkoba. Jangan biarkan desa menjadi sasaran empuk para pengedar,” tegas Iptu Harirustaman di hadapan warga.
Edukasi Rehabilitasi dan Pengawasan Mandiri
Senada dengan Polres, tim dari BNNK Sumbawa memberikan materi teknis mengenai langkah-langkah pencegahan, pentingnya rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan, serta cara mudah mengenali ciri-ciri awal remaja yang terpapar narkotika. Sementara itu, Andi Rusni menyoroti aspek regulasi dan anggaran. Ia mengajak masyarakat untuk aktif mengawasi lingkungan dan tidak segan melaporkan indikasi peredaran gelap.
Antusiasme Warga dan Sesi Tanya Jawab Malam Hari
Suasana diskusi berlangsung hangat meski digelar pada malam hari. Warga Desa Kelungkung tampak antusias, terutama saat sesi tanya jawab. Berbagai pertanyaan kritis dilontarkan, mulai dari bagaimana cara melindungi anak-anak dari pergaulan bebas hingga langkah konkret yang harus diambil jika menemukan transaksi mencurigakan di lingkungan sekitar.
Membangun Desa Tangguh Narkoba
Melalui kegiatan ini, aparat gabungan berharap tercipta ketahanan sosial yang kuat di tingkat desa. Masyarakat tidak hanya diberi pengetahuan, tetapi juga dibekali keberanian untuk bertindak sebagai garda terdepan dalam perang melawan narkoba.
“Kami ingin Desa Kelungkung dan Batulanteh pada umumnya menjadi contoh desa yang bersih dan tangguh dari narkoba,” pungkas Andi Rusni.
Rangkaian kegiatan reses dan diskusi publik ini berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar hingga selesai. Polres Sumbawa berkomitmen untuk terus menggandeng berbagai elemen guna menyelamatkan generasi bangsa dari jerat narkoba, satu desa pada satu waktu. (**)

Tidak ada komentar