
Sumbawa, Nuansantb.id — Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang cepat, tepat, dan dekat dengan masyarakat. Salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut adalah peresmian Pos Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kecamatan Moyo Hulu yang berlangsung di halaman Kantor Camat Moyo Hulu, Desa Semamung, pada Jumat (28/08/2026).
Peresmian yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, dan dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta sejumlah pejabat penting di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa.
Turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), serta Camat Moyo Hulu.
Acara ini juga dimeriahkan oleh kehadiran anggota pemadam kebakaran, para kepala desa se-Kecamatan Moyo Hulu, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, dan segenap unsur masyarakat Kecamatan Moyo Hulu.
Keberadaan Pos Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan di Moyo Hulu merupakan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam mendekatkan akses pelayanan darurat kepada masyarakat. Selama ini, wilayah Moyo Hulu yang terdiri dari sejumlah desa dengan akses lingkungan yang relatif mudah dipantau dinilai membutuhkan kehadiran pos pemadam kebakaran untuk mengantisipasi dan menangani potensi bencana kebakaran serta berbagai kondisi darurat lainnya.
Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas terealisasinya Pos Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan di Moyo Hulu.
Menurutnya, peresmian pos ini bukan sekadar seremonial, melainkan cerminan hadirnya negara di tengah-tengah masyarakat dan upaya nyata peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Mudah-mudahan ini bagian daripada pelayanan pemerintah untuk lebih dekat dengan rakyat,” ujar Haji Ansori.
Lebih lanjut, orang nomor dua di Sumbawa ini menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus bergerak cepat dalam menghadirkan pelayanan yang prima. Ia menekankan bahwa setiap program yang telah memiliki kesempatan dan dukungan anggaran harus segera dieksekusi tanpa menunda-nunda waktu.
“Setiap program yang sudah memiliki kesempatan dan dukungan anggaran, harus segera kita eksekusi dengan tujuan utama menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat,” tegasnya.
Wakil Bupati juga memberikan perhatian serius terhadap keberlanjutan operasional pos pemadam kebakaran. Ia mengingatkan agar keberadaan pos tidak berhenti pada kegiatan peresmian semata, tetapi harus didukung dengan kesiapan personel, pola kerja yang jelas, serta dukungan anggaran yang berkelanjutan.
Menurutnya, petugas pemadam kebakaran memikul tanggung jawab yang sangat berat karena harus selalu siap siaga selama 24 jam penuh. Dengan sistem tiga shift yang masing-masing berdurasi delapan jam, setiap personel dituntut untuk tetap sigap, tidak lengah, serta aktif memantau kondisi lingkungan sekitar.
“8 jam itu betul-betul harus sigap, 8 jam harus siap,” tegas Mohamad Ansori mengingatkan.
Ia berharap keberadaan Pos Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan dapat memperkuat upaya pencegahan sekaligus mempercepat penanganan apabila terjadi kebakaran. “Petugas tidak boleh hanya datang ketika kebakaran sudah terjadi, tetapi harus mengedepankan langkah-langkah preventif di tengah masyarakat,” ujarnya.
Wakil Bupati menilai karakter wilayah Moyo Hulu yang terdiri dari sejumlah desa dengan akses lingkungan yang relatif mudah dipantau menjadi peluang bagi petugas untuk melakukan pemantauan secara optimal. Karena itu, ia mengingatkan agar waktu kerja setiap shift dimanfaatkan sebaik mungkin untuk memastikan kondisi wilayah tetap terpantau dengan baik.
Tidak hanya itu, Mohamad Ansori juga menyoroti kompleksitas tugas petugas pemadam kebakaran saat ini. Menurutnya, Damkar tidak hanya dituntut menangani kebakaran, tetapi juga harus siap menjalankan berbagai tugas kemasyarakatan lainnya sebagai bagian dari pelayanan kepada warga.
“Tugas Damkar kini semakin kompleks. Mereka tidak hanya memadamkan api, tetapi juga melayani berbagai kebutuhan darurat masyarakat,” ungkapnya.
Dalam kesempatan yang penuh semangat tersebut, Wakil Bupati memberikan motivasi kepada seluruh anggota Pos Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan pengabdian. Ia mengingatkan bahwa pelayanan kepada masyarakat membutuhkan kesiapsiagaan dan komitmen yang kuat dari setiap personel.
“Pantang pulang sebelum padam,” katanya dengan lantang, menyampaikan slogan yang menggambarkan semangat dan dedikasi petugas pemadam kebakaran dalam menjalankan tugas mulia mereka.
Menutup sambutannya, Mohamad Ansori menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah mendukung terwujudnya Pos Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kecamatan Moyo Hulu. Ia berharap keberadaan pos tersebut mampu semakin mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat dan menjadi bagian dari upaya mewujudkan masyarakat Sumbawa yang sejahtera, aman, dan tangguh menghadapi berbagai potensi bencana.
“Semoga dengan hadirnya pos ini, masyarakat Moyo Hulu merasa lebih aman dan terlindungi. Ini adalah komitmen kami untuk terus hadir dan melayani,” pungkasnya.
Peresmian Pos Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kecamatan Moyo Hulu ini menjadi bukti nyata bahwa Pemerintah Kabupaten Sumbawa tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga pada penguatan sistem pelayanan darurat yang responsif dan humanis. Langkah ini diharapkan dapat menjadi model bagi kecamatan-kecamatan lain dalam upaya mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat.
Editor: Nuansantb

Tidak ada komentar