
SUMBAWA, Nuansantb.id — Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Labuhan Badas bergerak cepat meredam potensi konflik sosial yang dipicu aksi penganiayaan oleh seorang pria berinisial WS (28).
Terduga pelaku diamankan setelah menganiaya istrinya sendiri dan seorang warga di Dusun Labuhan Aji, Desa Labuhan Aji, Kecamatan Labuhan Badas, Jumat (21/08/2026) malam.
Pengamanan yang sempat memicu konsentrasi massa ini berlangsung aman berkat sinergi cepat antara aparat kepolisian, pemerintah desa, dan TNI.
Kronologi: Dari Dendam Turnamen hingga Kekerasan dalam Rumah Tangga
Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Labuhan Badas Iptu Eko Riyono, S.H., M.Si., memaparkan kronologi kejadian:
Peristiwa berawal Jumat sore saat WS berpapasan dengan korban pertama, I (25), di gang samping lapangan sepak bola Desa Labuhan Aji. Dalam pengaruh minuman keras, WS tiba-tiba memukul bagian muka dan belakang kepala I.
“Aksi kekerasan ini dipicu rasa tidak terima lantaran terduga pelaku sebelumnya sempat diusir oleh korban dari area lapangan sepak bola pada awal Agustus lalu saat berlangsungnya turnamen,” ujar Kapolsek.
Usai menganiaya I, WS pulang dan terlibat cekcok dengan istrinya, S (20). Emosi tak terkontrol membuatnya memukul dan menampar wajah serta kepala sang istri hingga mengalami luka lebam di pipi dan kepala belakang. Korban ketakutan dan kabur ke rumah tetangga, kemudian dievakuasi ke rumah Ketua RT setempat.
Nyawa vs Amukan Massa
Keluarga istri yang tak terima mulai berkumpul di sekitar kediaman WS dengan rencana main hakim sendiri. Menyadari situasi, WS melarikan diri ke rumah kakeknya.
Sang kakek sigap menghubungi Kepala Desa dan Ketua RT. Sekitar pukul 19.30 WITA, Kepala Desa Labuhan Aji berkoordinasi dan melaporkan kejadian ke Polsek Labuhan Badas.
“Personel piket fungsi segera menjemput terduga pelaku guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Berkat pendekatan persuasif dan koordinasi yang baik, terduga pelaku WS berhasil diamankan tanpa perlawanan,” jelas Iptu Eko Riyono.
Meskipun sempat terjadi konsentrasi massa, situasi tetap terkendali tanpa reaksi anarkis.
Saat ini, WS beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mako Polsek Labuhan Badas untuk proses hukum lebih lanjut.
Editor: Nuansantb

Tidak ada komentar