Kolaborasi Memecahkan Masalah, Wakil Gubernur NTB Rakor Bersama TPID Sumbawa

2 menit membaca
Sahril
Pemerintahan - 22 Agu 2026

Sumbawa, Nuansantb.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa tidak ingin terlena meski mencatatkan capaian inflasi terendah di Nusa Tenggara Barat. Hal ini menjadi penegasan kuat dalam Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang digelar di Aula H. Madilaoe ADT, Sabtu (22/08/2026).

Rakor yang dibuka langsung oleh Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Damayanti Putri, S.E., M.I.P., serta dihadiri Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., ini mengusung strategi baru: “Turun ke Lapangan, Baca Data, Kerja Bersama.”

Sebelum duduk membahas angka, rombongan TPID melakukan peninjauan langsung ke pasar. Mereka menyerap keluhan pedagang, mengecek stok komoditas, hingga memastikan kelancaran distribusi. Hasilnya? Sebuah komitmen untuk tidak sekadar berhenti pada catatan rapat.

“Inflasi Terendah, Bukan Alasan untuk Beristirahat”

Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menyampaikan bahwa capaian inflasi Kabupaten Sumbawa pada Juli 2026 yang tercatat 2,50 persen (turun dari 2,85 persen di bulan Juni) adalah hasil kerja keras, tetapi bukan titik akhir. Bahkan secara bulanan, Sumbawa mengalami deflasi 0,37 persen, menjadi yang terbaik di antara daerah cakupan IHK NTB.

“Jangan jadikan angka 2,50 persen sebagai alasan untuk beristirahat. Jadikan angka itu sebagai alasan untuk bekerja lebih baik,” tegas Bupati Jarot di hadapan para pemangku kepentingan.

Menurutnya, pengendalian inflasi tidak cukup dengan membaca data di atas kertas.

“Data kita baca, lapangan kita lihat, masalah kita petakan, dan solusi kita kerjakan bersama. Inilah cara kerja pengendalian inflasi yang kita butuhkan,” tambahnya.

Bupati juga mengingatkan agar keseimbangan antara petani dan konsumen tetap terjaga. Petani harus mendapat harga layak, namun masyarakat juga harus memperoleh harga terjangkau. Ia meminta agar setiap temuan di lapangan segera ditindaklanjuti dengan penanggung jawab, target, dan waktu yang jelas—bukan sekadar catatan administratif.

Wagub NTB: Sumbawa Punya Potensi, Perkuat Infrastruktur

Sementara itu, Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Damayanti Putri, menegaskan bahwa Pulau Sumbawa adalah kawasan dengan potensi luar biasa. Namun, potensi itu harus didukung infrastruktur yang memadai.

“Kita memiliki komoditas yang beragam. Dukungan infrastruktur sangat vital untuk memperkuat produktivitas, memperlancar distribusi, dan pada akhirnya menjaga stabilitas harga,” ujar Wagub.

Ia juga menyoroti persoalan distribusi LPG yang kerap menjadi kendala di lapangan. Wagub berharap forum TPID menjadi ruang kolaborasi untuk memecahkan masalah, terutama menjelang hari-hari besar yang rawan gejolak harga.

“Kita berharap melalui forum ini berbagai permasalahan yang ada dapat kita pecahkan bersama,” pungkasnya.

Rakor yang melibatkan Bulog, Pertamina, BPS, hingga para pelaku distribusi ini ditutup dengan komitmen kuat untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan demi keberlanjutan ekonomi masyarakat Sumbawa.

Editor: Nuansantb

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
Tez