Pulihkan Trauma Pasca Bencana, Disos Sumbawa Gelar Layanan Dukungan Psikososial

2 menit membaca
Sahril
Pemerintahan - 11 Sep 2025

Sumbawa Besar, Nuansantb.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Dinas Sosial (Disos) terus berkomitmen menyelesaikan persoalan masyarakat tidak hanya dari sisi fisik, tetapi juga mental. Kali ini, Disos melalui Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) menggelar sosialisasi Layanan Dukungan Psikososial (LDP) dengan tema “Memahami Diri dan Lingkungan Sosial”.

Kegiatan yang dilaksanakan di Desa Batu Tering yang dihadiri oleh Kades, Alwan Hidayat, S.PdI, Ketua Tagana, Dedi Susanto, S.PdI dan warga setempat ini khusus dirancang untuk membantu masyarakat, khususnya penyintas bencana, mengatasi luka psikologis pasca musibah.

Layanan Dukungan Psikososial adalah intervensi yang ditujukan untuk membantu individu dan komunitas dalam menghadapi dampak psikologis dan sosial pasca suatu peristiwa traumatis, seperti bencana alam. Tujuannya adalah memulihkan kesehatan mental dan meningkatkan ketahanan diri.

Sosialisasi yang dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Linjamsos Disos Sumbawa, Syarifah, S.Sos., M.Si, ini menekankan bahwa pemulihan pasca bencana tidak hanya tentang membangun kembali infrastruktur yang rusak, tetapi yang lebih penting adalah memulihkan kondisi kejiwaan korban.

“Bencana seringkali meninggalkan luka yang tidak terlihat, yaitu trauma, stres, dan kecemasan yang mendalam. Jika tidak ditangani dengan serius, dampaknya dapat berkepanjangan dan menghambat produktivitas masyarakat untuk bangkit kembali. Layanan Dukungan Psikososial ini hadir sebagai jawaban untuk menyembuhkan luka tersebut,” tegas Syarifah kepada media ini, Kamis (11/09/2025).

Ia menjelaskan, manfaat dari layanan ini sangat konkret bagi masyarakat. Selain untuk meningkatkan kualitas hidup, LDP juga efektif dalam mengurangi beban stres dan kecemasan, meningkatkan kemampuan individu dalam memecahkan masalah yang dihadapi, serta meningkatkan kesadaran diri dan sosial untuk beradaptasi dengan lingkungan pasca bencana.

“Tema ‘Memahami Diri dan Lingkungan Sosial’ kami angkat karena kunci pemulihan ada pada diri sendiri dan dukungan dari orang-orang di sekitar. Dengan memahami kondisi diri sendiri, kita bisa mengelola emosi dengan lebih baik. Dengan memahami lingkungan sosial, kita tahu bahwa kita tidak sendirian dan memiliki jaringan support system yang kuat,” jelas Syarifah lebih lanjut.

Kegiatan sosialisasi ini tidak hanya berisi teori, tetapi juga diisi dengan sesi berbagi cerita dan simulasi singkat yang memungkinkan peserta untuk lebih memahami kondisi mereka sendiri. Metode ini dinilai lebih efektif untuk membuka wawasan masyarakat tentang pentingnya kesehatan mental.

Diharapkan melalui kegiatan ini, masyarakat menjadi lebih aware bahwa masalah psikologis adalah hal yang wajar pasca bencana dan tidak perlu dianggap sebagai aib. Disos Sumbawa berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat hingga bisa pulih sepenuhnya, baik secara fisik maupun mental, menuju Sumbawa yang lebih tangguh menghadapi segala bencana.

Editor/Pemred: Sahril Imran

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
Tez