
Sumbawa, Nuansantb.id — Suasana khidmat dan penuh semangat kebersamaan menyelimuti pelaksanaan Musyawarah Daerah (MUSDA) Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia Daerah Sumbawa yang berlangsung pada Minggu, 3 Mei 2026.
Kegiatan yang digelar di Aula SMAIT Samawa Cendekia ini mengusung tema besar: “Satukan Misi, Kuatkan Sinergi, Susun Langkah Strategis untuk SIT Unggul dan Berprestasi.” Tema tersebut menjadi napas utama dalam setiap rangkaian musyawarah yang dihadiri oleh seluruh tenaga pendidik dari tujuh sekolah anggota JSIT Daerah Sumbawa.
Dalam forum tertinggi di tingkat daerah ini, peserta secara aklamasi menyetujui formasi kepengurusan baru untuk periode 2026–2029, yakni: Rosita M. Yasin, S.Pd.I. resmi dipercaya sebagai Ketua, didampingi oleh Usman, S.Sos., Gr. selaku Sekretaris, serta Galih Trio Raharjo, S.Pd.Gr., M.M.Inov. sebagai Bendahara. Ketiganya dinilai mampu membawa energi segar dan terobosan strategis bagi pengembangan Sekolah Islam Terpadu (SIT) di wilayah Sumbawa.
Momentum paling bersejarah dalam MUSDA ini adalah kehadiran Ketua JSIT Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat, Ustadzah Ikah Farikah Suryani, S.E., S.Pd.Gr. , yang tidak hanya memantau jalannya musyawarah, tetapi juga secara langsung mengukuhkan pengurus baru. Dalam sambutannya yang penuh inspirasi, Ustadzah Ikah menekankan bahwa kepengurusan baru bukan sekadar pergantian struktur, tetapi amanah besar untuk melanjutkan estafet perjuangan melahirkan generasi rabbani.
“Saya titipkan visi besar JSIT di pundak saudara-saudari sekalian. SIT unggul dan berprestasi bukanlah mimpi, tetapi target yang harus diwujudkan dengan langkah konkret. Satukan misi di setiap satuan pendidikan, kuatkan sinergi antarsekolah, dan susunlah program yang terukur. Jika kita bergerak sendiri-sendiri, hasilnya tak akan maksimal. Namun jika kita bahu-membahu, insya Allah Daerah Sumbawa akan menjadi percontohan SIT berkualitas di NTB,” tegas Ustadzah Ikah Farikah Suryani.
Lebih lanjut, Ustadzah Ikah mengapresiasi kekompakan sekolah-sekolah JSIT di Sumbawa yang telah menunjukkan komitmen tinggi terhadap peningkatan mutu pendidikan. Menurutnya, keberhasilan sebuah SIT tidak hanya diukur dari nilai akademik, tetapi juga dari sejauh mana nilai-nilai keislaman terinternalisasi dalam keseharian siswa. “Karakter dan akhlak mulia adalah nadi dari gerakan JSIT. Jangan pernah lelah membina hati anak-anak kita,” imbuhnya.
Diakhir sambutannya, Ustadzah Ikah berharap kepengurusan yang baru dapat membawa JSIT Daerah Sumbawa semakin maju, solid dan mampu meningkatkan kualitas pendidikan berbasis nilai-nilai islam terpadu.
Adapun sekolah-sekolah yang secara resmi tergabung dalam JSIT Indonesia Daerah Sumbawa adalah: TKIT Asa, PAUD Taamasa, TK Bintang Ceria, SDIT ASA, SDIT Samawa Cendekia, SMPIT Samawa Cendekia, dan SMAIT Samawa Cendekia. Ketujuh lembaga ini telah menerapkan standar kurikulum khas JSIT yang mengintegrasikan pendidikan akademik dengan pembinaan karakter dan nilai-nilai keislaman secara seimbang.
Di akhir sesi, Ketua JSIT Daerah Sumbawa yang baru, Rosita M. Yasin, menyampaikan rasa syukur dan komitmennya. “Kami sadar bahwa amanah ini berat, tetapi dengan doa, kerja sama, dan bimbingan dari ibu Ustadzah Ikah serta seluruh anggota, kami yakin bisa membawa JSIT Sumbawa menuju prestasi yang membanggakan. Tema musda ini akan kami wujudkan dalam aksi nyata, bukan sekadar slogan,” ujarnya.
Dengan Sinergi yang kokoh antara kepengurusan daerah dan wilayah akan menjadi fondasi utama menuju SIT yang unggul, berprestasi, dan melahirkan generasi Qur’ani yang siap menyongsong masa depan cerah Indonesia.
Editor: Nuansantb

Tidak ada komentar