
SUMBAWA, Nuansantb.id– Aksi heroik dan gerak cepat ditunjukkan oleh Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kabupaten Sumbawa. Seorang anak balita dilaporkan terjatuh ke dalam sumur sedalam 17 meter di RT 002 RW 001, Kelurahan Brang Biji, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Berkat kesigapan petugas dan sinergi dengan warga setempat, nyawa sang buah hati berhasil diselamatkan dari jurang maut.
Peristiwa nahas yang nyaris merenggut korban jiwa tersebut terjadi pada hari Jum’at, 16 Oktober 2026, sekitar pukul 17.44 WITA. Kejadian ini sontak membuat geger warga sekitar. Kepanikan pun pecah ketika mengetahui ada seorang balita yang terperosok ke dalam lubang sumur yang cukup dalam. Warga yang berusaha menolong namun terkendala keterbatasan alat, segera menghubungi pihak berwenang.
Respons cepat ditunjukkan oleh Pusat Komando Damkartan Sumbawa. Tepat pukul 17.45 WITA, anggota Damkartan Regu 3 Peleton Penyelamatan menerima laporan melalui telepon dari masyarakat setempat. Tanpa membuang waktu sedetik pun, tim langsung bergerak menuju lokasi kejadian.
Hanya berselang dua menit, tepatnya pukul 17.47 WITA, pasukan dari Dinas Damkartan Kabupaten Sumbawa yang terdiri dari Regu 3 Peleton Penyelamatan Mako dan Peleton 3 Mako tiba di lokasi. Situasi di lapangan sangat menegangkan. Tim langsung melakukan assessment dan mulai melakukan pemasangan alat untuk proses evakuasi.
Operasi penyelamatan ini melibatkan berbagai elemen sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP). Terlihat Danru 3 Peleton Penyelamatan, Danru 3 Peleton 3 Mako, anggota Regu 3 Peleton Penyelamatan, anggota Peleton 3 Mako, serta dibantu oleh masyarakat setempat bahu-membahu melakukan upaya penyelamatan. Dalam misi kemanusiaan ini, tim mengerahkan satu unit Mobil Rescue Jeep guna mendukung mobilitas dan peralatan evakuasi.
Momen paling krusial terjadi ketika seorang petugas Damkartan dengan penuh keberanian harus turun ke dalam sumur. Dengan menggunakan peralatan tali dan pengaman khusus, satu orang petugas penyelamat masuk ke dalam sumur sedalam 17 meter untuk menjangkau korban. Di kedalaman yang minim cahaya dan oksigen tersebut, petugas berjuang melawan waktu untuk segera mengikat dan mengangkat balita malang tersebut.
Berkat kesigapan anggota Damkartan dan koordinasi yang solid dengan masyarakat, proses evakuasi penyelamatan berjalan lancar. Anak kecil tersebut berhasil dikeluarkan dari dalam sumur dalam kondisi selamat. Korban langsung diserahkan kepada tim medis dan segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan intensif.
Kadis Damkartan Kabupaten Sumbawa, Pipin Shakti Bitongo, S.T., M.Eng., saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengapresiasi kerja keras seluruh personel yang telah bertindak cepat dan tepat sehingga korban dapat diselamatkan.
“Alhamdulillah, berkat respons cepat anggota kami yang tiba di lokasi hanya dalam hitungan menit, serta kerja sama yang baik dengan warga, korban berhasil dievakuasi dengan selamat. Kami mengerahkan satu unit rescue jeep dan personel yang terlatih untuk situasi vertical rescue seperti ini,” ujar Pipin Shakti Bitongo.
Meskipun korban berhasil diselamatkan, penyebab pasti mengapa balita tersebut bisa jatuh ke dalam sumur belum diketahui secara pasti. Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden tersebut. Dugaan sementara, korban terpeleset saat sedang bermain di sekitar area sumur yang tidak tertutup rapat.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat, khususnya orang tua, untuk selalu mengawasi anak-anak saat bermain, terutama di area yang memiliki potensi bahaya tinggi seperti sumur terbuka. Kehadiran Tim Damkartan Sumbawa di tengah masyarakat kembali membuktikan komitmen mereka sebagai garda terdepan dalam pelayanan kemanusiaan dan penyelamatan jiwa. (Ril)
Editor: Nuansantb

Tidak ada komentar