Pemkab Sumbawa Fokus pada SDM Unggul dan Lingkungan Lestari di Musrenbang RKPD 2027

3 menit membaca
Sahril
Pemerintahan - 31 Mar 2026

Sumbawa, Nuansantb.id — Pemerintah Kabupaten Sumbawa resmi memulai proses penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang digelar di Aula La Grande, Senin (30/03/2026). Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., secara langsung membuka forum strategis tersebut.

Musrenbang kali ini mengusung tema besar: “Memantapkan Daya Saing Daerah dan Kesejahteraan Masyarakat melalui Penguatan SDM Unggul, Lingkungan Hijau Lestari, Pemerintah Berkinerja, dan Peningkatan Produktivitas”. Tema tersebut menjadi kompas bagi seluruh pemangku kepentingan dalam merumuskan program pembangunan yang sinergis antara tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional.

Acara ini dihadiri oleh unsur pimpinan daerah seperti Wakil Bupati Sumbawa, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Sekretaris Daerah, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta perwakilan dari Bappeda Provinsi NTB. Tak ketinggalan, tokoh masyarakat, Forum Anak Kabupaten Sumbawa, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, hingga mitra pembangunan seperti PT Amman Mineral Nusa Tenggara, Plan International, dan Australian Aid turut hadir memberikan kontribusi pemikiran.

Sinergitas Daerah dan Provinsi

Kepala Bapperida Kabupaten Sumbawa, Dr. Dedy Haeriwibowo, S.Si, M.Si, dalam laporannya menyampaikan bahwa Musrenbang bertujuan untuk memastikan adanya keselarasan antara pembangunan daerah dengan prioritas provinsi dan nasional. Menurutnya, kolaborasi menjadi kata kunci utama dalam mendorong kesejahteraan masyarakat.

“Fokus kita tahun 2027 adalah penanganan stunting dan mitigasi bencana. Selain itu, Kabupaten Sumbawa juga memiliki peluang besar melalui program hilirisasi ternak yang diharapkan mampu menarik investasi ke daerah,” ujar Dedy.

Untuk mendukung program-program prioritas tersebut, total pagu anggaran yang direncanakan pada RKPD 2027 mencapai Rp1,94 triliun. Sekitar 61 persen dari anggaran tersebut dialokasikan untuk belanja pegawai serta sektor-sektor fundamental seperti pendidikan, kesehatan, dan sosial. Dokumen ini nantinya akan dibawa ke tingkat provinsi untuk dievaluasi pada akhir Mei sebelum akhirnya ditetapkan sebagai RKPD Tahun 2027.

Sementara itu, perwakilan Bappeda Provinsi NTB, Firwansyah, S.Hut, M.Si., selaku Kepala Bidang P2EPD, memaparkan tiga agenda utama pembangunan jangka menengah NTB 2025–2029, yaitu: NTB Tanpa Kemiskinan, NTB Makmur, dan NTB Mendunia. Agenda ini menjadi pedoman agar pembangunan di Kabupaten Sumbawa tetap sejalan dengan target provinsi.

Tiga Prinsip Pembangunan: People, Power, Planet

Dalam arahannya, Bupati Syarafuddin Jarot menegaskan visi pembangunan daerah, yakni “Terwujudnya Kabupaten Sumbawa yang Unggul, Maju, dan Sejahtera”. Visi tersebut dijabarkan ke dalam 5 misi, 17 tujuan, 33 sasaran, 10 indikator kinerja utama, serta 45 program unggulan.

Lebih lanjut, orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumbawa ini menyoroti tiga prinsip utama pembangunan yang menjadi fondasi kebijakan daerah: people, power, dan planet.

· People: Peningkatan kualitas sumber daya manusia yang kompeten dan berdaya saing.

· Power: Tata kelola pemerintahan yang kuat dan berbasis digitalisasi.

· Planet: Menjaga kelestarian lingkungan melalui program Sumbawa Hijau Lestari, termasuk pembentukan satgas hutan.

“Orangnya hebat, pemerintahannya kuat, tetapi kalau alamnya rusak, semuanya akan sia-sia. Karena itu, ketiga prinsip ini harus berjalan seiring,” tegas Bupati.

Ia juga memberikan peringatan tegas terkait pelestarian lingkungan, khususnya larangan aktivitas yang merusak kawasan hutan negara, seperti penanaman jagung di area yang tidak semestinya. Menurutnya, keseimbangan antara manusia, tata kelola, dan lingkungan adalah kunci utama keberhasilan pembangunan.

Harapan untuk Masa Depan

Menutup arahannya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi dan memberikan masukan konstruktif dalam proses perencanaan pembangunan.

“Semoga sinergi kita hari ini mampu melahirkan rencana pembangunan yang mendorong kemandirian dan kesejahteraan bersama di Kabupaten Sumbawa,” pungkasnya.

Dengan berakhirnya Musrenbang ini, seluruh dokumen perencanaan yang telah disepakati akan segera diproses lebih lanjut untuk memastikan bahwa pembangunan tahun 2027 benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan membawa Sumbawa menuju masa depan yang lebih unggul, maju, dan sejahtera.

Editor: Nuansantb

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
Tez