Truck Muat 8 Kubik Kayu Terbalik di Desa Sempe, Dua Tewas dan Sopir Patah Tulang

3 menit membaca
Sahril
Headline News, PERISTIWA - 16 Okt 2026

Foto Ilustrasi

Sumbawa, Nuansantb.id – Duka mendalam menyelimuti keluarga korban kecelakaan lalu lintas tunggal yang terjadi di Tanjakan Bringin Sier, Jalan Usaha Tani (JUT) Desa Sempe, Kecamatan Moyo Hulu, Kabupaten Sumbawa. Insiden nahas yang melibatkan satu unit truk R6 pengangkut kayu tanpa nomor polisi ini terjadi pada Kamis (15/10/2026) malam sekitar pukul 20.00 WITA, dan mengakibatkan dua orang meninggal dunia serta dua lainnya luka berat.

Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Moyo Hulu IPTU Tahir Lantu, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa kecelakaan bermula ketika truk berwarna kuning kombinasi yang dikemudikan oleh R (40) melintas di medan tanjakan terjal berstruktur tanah.

“Kendaraan tersebut mengangkut sekitar 8 kubik kayu olahan dari areal perkebunan warga Desa Sempe menuju Desa Marga Karya. Namun, saat melintasi medan tanjakan terjal di Peruak (Tanjakan) Bringin Sier, truk bermuatan berat tersebut mengalami patah roda belakang,” ujar Kapolsek Tahir Lantu saat dikonfirmasi, Jumat (16/10/2026).

Akibat kegagalan mekanis tersebut, lanjut Kapolsek, kendaraan tidak mampu menanjak (gagal nanjak), seketika meluncur mundur ke bawah, dan akhirnya terbalik. Dua penumpang yang berada di bagian bak truk, yakni Z (48) warga Desa Sempe dan AAW (29) warga Desa Marga Karya, tidak sempat menyelamatkan diri hingga terhimpit muatan kayu. Kedua korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian (TKP).

“Sementara itu, sopir truk R (40) dan satu penumpang I (38) mengalami luka-luka serius serta patah tulang. Korban luka atas nama I (38) yang mengalami patah tulang tangan dan dada telah dirujuk dari Puskesmas Moyo Hulu ke RSUD Kabupaten Sumbawa untuk penanganan medis intensif, sedangkan R (40) mendapatkan perawatan di fasilitas kesehatan setempat,” jelasnya.

Lebih lanjut, IPTU Tahir Lantu menuturkan bahwa petugas Polsek Moyo Hulu bersama warga setempat langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal dan evakuasi yang terbilang rumit di tengah medan yang sulit.

“Petugas Polsek Moyo Hulu langsung merespons laporan masyarakat dengan mendatangi TKP, mendata saksi, serta membantu proses evakuasi para korban. Dua korban meninggal dunia telah diserahkan kepada keluarga, sementara korban luka-luka telah mendapatkan perawatan medis. Proses evakuasi jenazah korban selesai pada Jumat (16/10/2026) dini hari sekitar pukul 01.00 WITA untuk diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka masing-masing,” terang Kapolsek.

Kasus laka tunggal ini kini sedang dalam penanganan dan koordinasi lanjut bersama Unit Gakkum Sat Lantas Polres Sumbawa. Selain memproses penanganan laka lantas, pihak kepolisian juga melakukan pendalaman terkait asal-usul muatan kayu olahan tersebut, mengingat titik lokasi kecelakaan berbatasan langsung dengan kawasan hutan tanpa izin tebang.

Di akhir keterangannya, Kapolres Sumbawa melalui Kapolsek Moyo Hulu mengimbau masyarakat untuk senantiasa mengutamakan keselamatan, membatasi beban muatan kendaraan, serta memastikan kelaikan armada saat melintasi medan ekstrem.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya yang melintasi jalur perkebunan dan hutan, agar selalu berhati-hati. Utamakan keselamatan, jangan memaksakan muatan berlebih, dan pastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan, terutama saat melewati medan tanjakan yang ekstrem,” pungkas IPTU Tahir Lantu. (Ch)

Editor: Nuansantb

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
Tez