Analisis Lokus Penanganan Stunting Kabupaten Sumbawa 2024

2 menit membaca
Favicon
gera
Pemerintahan - 29 Mei 2023

Sumbawa Besar, NuansaNTB.id- Bupati Sumbawa diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Varian Bintoro, S.Sos., M.Si,. membuka kegiatan Analisis Situasi Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Sumbawa Tahun 2023, Senin (29/05/2023).

Kegiatan yang dilaksanakan di lantai 1 Kantor Bupati Sumbawa ini di hadiri oleh Dinas Kesehatan, Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) beserta Organisasi Perangkat Daerah terkait.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah dalam sambutannya menyampaikan bahwa, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari evaluasi peran para kader di lapangan terhadap penurunan stunting.

Adapun yang menjadi kelompok sasaran (pencegahan stunting) yaitu Ibu hamil, ibu menyusui dan anak 0 sampai 59 bulan.

“saya berharap OPD yang terkait, misal nya Dinas Ketahanan Pangan itu mengarah kepada lokus (lokasi fokus) kemudian lebih fokus lagi mengintervensi gizi terhadap masyarakat yang stunting. Kemudian sasaran lainnya adalah remaja, calon pengantin, ibu hamil dan ibu menyusui,” ujar Varian.

Lanjutnya, terlaksananya analisis situasi terhadap data hasil pekan penimbangan publikasi aksi 7 konvergensi stunting Tahun 2021 dan Tahun 2022 dan cakupan layanan supply dan layanan essensial sehingga ditentukan Desa yang nanti nya di jadikan Lokus (Lokasi Fokus) Penanganan Stunting.

Adapun Lokus penanganan stunting pada Tahun 2024 yakni di Desa Pungkit-Lopok, Motong-Utan, Uma Sima-Sumbawa Unit II, Sebotok-Labuhan Badas Unit II, Labuhan Aji-Labuhan Badas Unit II, Labuhan Kuris-Lape, Dete-Lape, Mungkin-Orong Telu, dan Lebin-Ropang, pungkasnya. (Nuansa/**)

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
Tez