Menteri PU Setujui Tiga Ruas Jalan Selatan Sumbawa Dibangun 2025, Dua Ruas Menyusul

3 menit membaca
Sahril
Pemerintahan - 20 Okt 2025

Sumbawa, Nuansantb.id – Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengonfirmasi tiga ruas jalan prioritas di Kabupaten Sumbawa akan segera dibangun melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) pada 2025. Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam mempercepat pemerataan infrastruktur antara Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa.

Menteri PU, Dody Hanggodo, menyampaikan kabar gembira ini secara langsung dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Sumbawa, Minggu (19/10/2025). Dody menegaskan, meski pembangunan jalan di Sumbawa sangat mendesak, penentuannya harus melalui skala prioritas yang ketat mengingat keterbatasan anggaran.

“Semua pembangunan jalan memang mendesak. Tapi karena anggaran terbatas, kami tanya langsung ke Bupati dan Gubernur mana saja yang paling prioritas. Tiga di antaranya sudah kita akomodir di tahap ini,” ujar Dody di sela kunjungannya ke Sekolah Rakyat Dasar di Kabupaten Sumbawa.

Awalnya, Pemerintah Daerah (Pemda) Sumbawa mengajukan lima ruas jalan untuk dimasukkan dalam skema IJD. Namun, setelah melalui proses seleksi, tiga ruas yang dinilai paling kritis yang akan didanai pada tahap awal. Dody memberikan jaminan bahwa dua ruas jalan lainnya tidak diabaikan dan akan diupayakan masuk dalam tahap lanjutan pada 2026.

“Kita akan tambah lagi di 2026. Harapannya konektivitas antar-desa bisa tersambung seluruhnya, seperti yang diusulkan oleh Bupati Sumbawa,” tegasnya.

Sebagai bentuk keseriusan, Kementerian PU bahkan telah melakukan pemantauan udara (aerial survey) ke calon lokasi pembangunan. Langkah ini bertujuan untuk memastikan perencanaan teknis sudah tepat, baik dari segi kondisi medan maupun tingkat urgensi proyek.

Komitmen Pemerataan Infrastruktur di NTB

Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal, menyambut baik kepastian ini. Menurutnya, program IJD merupakan wujud nyata sinergi pemerintah pusat dan provinsi dalam mendorong pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Nusa Tenggara Barat, khususnya di Pulau Sumbawa yang selama ini membutuhkan intervensi infrastruktur strategis.

“Ini bukti komitmen bahwa pembangunan tidak hanya terpusat di Lombok. Di Sumbawa, kita fokus pada dua hal, jalan dan irigasi. Karena keduanya sangat mendesak dan berkaitan langsung dengan produktivitas masyarakat,” jelas Iqbal.

Gubernur menambahkan, kunjungan Menteri PU memberikan perspektif yang komprehensif tentang kondisi riil di lapangan, termasuk mendorong percepatan pembangunan bendungan dan sistem irigasi untuk mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Sumbawa.

Berikut adalah tiga ruas jalan di Kabupaten Sumbawa yang telah dipastikan masuk dalam program IJD tahun 2025: Ruas Jalan Tepal – Batu Rotok: Dengan nilai anggaran sekitar Rp 205 miliar.

Kemudian, Ruas Jalan Batu Dulang – Tepal: Dengan nilai anggaran sekitar Rp 78 miliar. Dan Ruas Jalan Lenangguar – Teladan: Dengan nilai anggaran sekitar Rp 29 miliar.

Dengan dimulainya pembangunan tiga ruas jalan strategis ini, diharapkan konektivitas dan perekonomian masyarakat di Kabupaten Sumbawa akan semakin terdongkrak, mendukung terwujudnya pemerataan pembangunan yang berkeadilan.

Editor: Nuansantb

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
Tez