Di Usia ke-67, Ketua Komisi IV DPRD Sumbawa Soroti Fondasi SDM: “Sumbawa Maju Dimulai dari Manusianya”

2 menit membaca
Sahril
POLITIK - 21 Jan 2026

Sumbawa, Nuansantb.id – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Kabupaten Sumbawa yang jatuh pada 22 Januari 2026, gaung refleksi dan cita-cita pembangunan jangka panjang semakin mengemuka. Momentum “Tana Intan Bulaeng” ini dinilai bukan sekadar seremoni, melainkan titik tolak evaluasi dan penguatan komitmen kolektif.

Muhammad Takdir, S.E., M.M.Inov., Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sumbawa, menekankan bahwa kemajuan daerah harus bertumpu pada fondasi sumber daya manusia (SDM) yang unggul. “Di Hari Ulang Tahun Kabupaten Sumbawa, mari kita perkuat komitmen membangun sumber daya manusia yang unggul—melalui pendidikan yang berkualitas, kesehatan yang merata, dan perlindungan sosial yang berkeadilan. Sumbawa maju dimulai dari manusianya,” tegasnya pada Nuansantb, Rabu (21/01/2026).

Politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menilai, pembangunan fisik dan infrastruktur harus sejalan dengan penguatan kapasitas manusia. Meski jalan, jembatan, dan gedung penting, kualitas SDM-lah yang akan menentukan daya saing dan keberlangsungan pembangunan ke depan.

Takdir merinci tiga pilar utama pembangunan manusia yang harus menjadi prioritas. Pertama, di bidang pendidikan, ia menekankan pentingnya pemerataan akses dan peningkatan mutu. “Anak-anak Sumbawa harus memiliki kesempatan yang sama untuk meraih cita-cita, tanpa terhalang oleh jarak, kondisi ekonomi, maupun keterbatasan fasilitas,” ujarnya.

Komitmen ini menuntut perhatian serius pada fasilitas sekolah di daerah terpencil dan kualitas tenaga pengajar.

Kedua, dalam sektor kesehatan, harapannya adalah pemerataan layanan hingga ke pelosok desa. Tidak boleh ada lagi masyarakat yang kesulitan mendapatkan pelayanan medis dasar yang layak dan terjangkau.

Ketiga, sistem perlindungan sosial harus tepat sasaran, menyentuh kelompok rentan, dan menjadi jaring pengaman agar tidak ada warga yang tertinggal.

“Ulang tahun daerah adalah momen untuk meneguhkan kembali jati diri kita sebagai orang Sumbawa: bekerja keras, saling menjaga, dan berani bermimpi besar untuk tanah kelahiran,” tambah Takdir, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menginternalisasi semangat kebersamaan.

Memasuki usia 67 tahun, Kabupaten Sumbawa diharapkan tidak hanya matang secara administratif, tetapi juga tangguh secara sosial-ekonomi. Kolaborasi tripartit antara pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh masyarakat menjadi kunci untuk mewujudkan Sumbawa yang unggul dan sejahtera.

Momentum HUT ke-67 ini dipandang sebagai babak baru, di mana Sumbawa tidak hanya bersolek dengan keindahan alam “Tana Intan Bulaeng”, tetapi juga bangga dengan generasi manusia yang cerdas, sehat, berdaya saing, dan bermartabat. Titik awal ini menuntut aksi nyata untuk mewujudkan mimpi besar tersebut.

Editor: Nuansantb

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
Tez