
Sumbawa, Nuansantb.id – Komitmen legislatif dalam mendukung program lingkungan di Kabupaten Sumbawa kembali mengemuka. Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sumbawa, Dr. Zulfikar Demitry, S.H., M.H., yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPD Partai NasDem, secara tegas menyatakan perlunya kebijakan berpihak pada gerakan lingkungan berbasis masyarakat.
Pernyataan itu disampaikan saat kunjungan Tim Kerja Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Adipura ke Sekretariat Lembaga Peduli dan Berdayakan Sumbawa Ekologi (LPBSE) Lingkara, Kamis (16/04/2026). Dalam forum tersebut, Zulfikar hadir tidak hanya sebagai pembina LPBSE Lingkara, tetapi juga mengambil peran strategis mendorong penguatan arah kebijakan dan dukungan lintas sektor.
Menurutnya, keberhasilan Kabupaten Sumbawa meraih dan mempertahankan Adipura tidak cukup hanya mengandalkan program seremonial. Dibutuhkan regulasi yang jelas, alokasi anggaran yang memadai, serta kolaborasi terstruktur antara pemerintah, legislatif, dan komunitas.
“Penguatan KIE tidak cukup hanya pada tataran program. Dibutuhkan dukungan kebijakan yang jelas, alokasi anggaran yang memadai, serta kolaborasi yang terstruktur antara pemerintah, legislatif, dan komunitas. Ini yang akan kami dorong secara kelembagaan,” tegas Zulfikar di hadapan tim KIE Adipura dan perwakilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumbawa.
Lebih lanjut, politisi NasDem itu menyampaikan bahwa partainya, melalui kader-kader di legislatif, berkomitmen mendukung inisiatif lingkungan yang berdampak langsung pada masyarakat. Dua sektor yang menjadi perhatian utama adalah penguatan edukasi publik dan gerakan pengelolaan sampah berbasis komunitas.
“Pendekatan berbasis komunitas terbukti lebih efektif dalam mendorong perubahan perilaku lingkungan secara berkelanjutan. Komunitas bukan sekadar objek, melainkan mitra strategis pemerintah,” ujarnya.
Kegiatan kunjungan tersebut juga diisi dengan diskusi, pemaparan program, serta observasi lapangan terhadap sejumlah kegiatan yang dijalankan LPBSE Lingkara. Tim KIE Adipura yang hadir antara lain Heny Puspita R., M.K.M., dan Hanif Kusumasasmita, S.T. Sementara itu, DLH Kabupaten Sumbawa diwakili oleh Hj. Wahyu Ekawati, S.Hut.
Zulfikar menambahkan, sinergi yang sudah terbangun selama ini perlu ditingkatkan menjadi kerja sama yang lebih terstruktur dan berkelanjutan. “Kami di DPRD akan terus mendorong agar kebijakan dan anggaran lingkungan berpihak pada gerakan akar rumput. Adipura bukan sekadar piala, tetapi cerminan kesadaran kolektif masyarakat,” pungkasnya.
Dengan dukungan politik dan kebijakan yang kian kuat, Kabupaten Sumbawa diharapkan mampu meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan serta memperkuat posisinya dalam penilaian Adipura secara berkelanjutan. Kunjungan ini pun menjadi momentum konsolidasi antara pemerintah, legislatif, dan komunitas untuk mewujudkan Sumbawa yang lebih bersih dan lestari.
Editor: Nuansantb

Tidak ada komentar