
SUMBAWA, Nuansantb.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa menerima kunjungan perwakilan IHACHI Co., Ltd. Jepang dalam rangka penjajakan investasi hijau di daerah tersebut. Dalam pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat H. Hasan Usman, Kantor Bupati Sumbawa, pihak IHACHI yang diwakili Mrs. Ono dan Mr. Fujioka memaparkan sejumlah program unggulan, salah satunya adalah bantuan teknologi desalinasi untuk pemurnian air laut.
Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa, Lalu Suharmaji, ST, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Dalam paparannya, IHACHI menawarkan empat program investasi yang mencakup penanaman mangrove, penghijauan lahan kritis dengan tanaman Kaliandra, pembangunan industri Wood pellet, serta bantuan teknologi desalinasi untuk pemurnian air laut. Dari keempat program tersebut, teknologi desalinasi air laut menjadi salah satu fokus utama yang ditawarkan investor asal Negeri Sakura itu.

Teknologi desalinasi yang ditawarkan IHACHI dinilai sangat relevan dengan kondisi geografis Kabupaten Sumbawa yang merupakan daerah kepulauan dengan garis pantai yang panjang. Teknologi ini memungkinkan pengolahan air laut menjadi air bersih yang siap dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, mulai dari konsumsi masyarakat hingga kebutuhan irigasi pertanian di wilayah pesisir.
Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, menyambut baik rencana investasi IHACHI Jepang tersebut. Menurutnya, program ini sangat sejalan dengan visi besar Sumbawa Hijau Lestari yang tengah gencar dilakukan oleh Pemkab Sumbawa.
“Kami menyambut baik rencana investasi IHACHI Jepang. Program ini sangat sejalan dengan visi besar Sumbawa Hijau Lestari yang tengah gencar dilakukan oleh Pemkab Sumbawa,” ujar Bupati Jarot, Rabu (01/07/2026).
Bupati Jarot menjelaskan bahwa penawaran teknologi desalinasi ini menjadi salah satu solusi strategis bagi pengelolaan sumber daya air di Sumbawa ke depan. Ia berharap kerja sama ini tidak hanya berhenti pada tahap penjajakan, tetapi segera diwujudkan dalam program nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Sumbawa memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi hijau. Kami berharap penjajakan kerja sama ini dapat segera ditindaklanjuti menjadi program konkret yang tidak hanya berdampak pada pelestarian lingkungan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, IHACHI juga menggandeng jaringan internasional seperti Kedutaan Besar Jepang dan Japan International Cooperation Agency (JICA) untuk memperkuat kerja sama jangka panjang. Hal ini menunjukkan keseriusan investor Jepang dalam merealisasikan program investasi hijau di Kabupaten Sumbawa.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Sumbawa sendiri tengah menggencarkan program Sumbawa Hijau Lestari sebagai prioritas pembangunan daerah. Kehadiran teknologi desalinasi dari IHACHI diharapkan dapat menjadi katalis bagi terwujudnya ketahanan air bersih yang berkelanjutan, sekaligus mendukung upaya pelestarian lingkungan di wilayah pesisir Sumbawa.
Dengan potensi yang dimiliki serta dukungan dari investor asing, Kabupaten Sumbawa optimistis dapat menjadi pusat pengembangan ekonomi hijau di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Rencana investasi ini pun diharapkan segera terealisasi dalam waktu dekat, membawa manfaat bagi lingkungan dan kesejahteraan masyarakat Sumbawa.
Editor: Nuansantb

Tidak ada komentar