Wabup Ansori: Cinta Rasul Harus Dibuktikan dengan Wujud Nyata, Bukan hanya Sekedar

3 menit membaca
Sahril
Pemerintahan - 25 Agu 2026

Sumbawa, Nuansantb.id — Ratusan jamaah memadati Masjid Nurul Huda di Dusun Sejari, Kecamatan Plampang, pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Selasa (25/08/2026). Kehadiran Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, beserta Ketua GOW Sumbawa, Dra. Hj. Sudarti Mohamad Ansori, disambut antusias oleh masyarakat setempat.

Pada kesempatan tersebut Wabup Ansori menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan momentum untuk membuktikan kecintaan kepada Rasulullah SAW melalui tindakan nyata.

“Cinta kepada Rasulullah itu harus dibuktikan. Sholawat termasuk bukti kita kepada Rasulullah, di samping melaksanakan semua perintah Allah SWT dan ajaran beliau,” ujarnya.

Mencintai Rasulullah SAW kata Wabup Ansori wajib dibuktikan dengan wujud nyata dalam bentuk perbuatan, bukan hanya disimpan dalam hati secara diam-diam.

Cinta yang benar selalu terlihat dari tindakan sehari-hari. Bukti Nyata Mencintai Rasul seperti mengikuti Sunnah: Menjalankan ajaran, petunjuk, dan perintah Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Kemudian Memperbanyak Shalawat: Mengucapkan shalawat kepada Nabi sebagai tanda rindu dan penghormatan.

Meneladani Akhlak: Berperilaku jujur, penyayang, dan adil seperti sifat yang diajarkan oleh Bagian Rasul.

Dan terakhir membela ajarannya: Menjaga dan menyampaikan nilai-nilai kebaikan Islam dengan cara yang benar. Jika seseorang benar-benar cinta, ia pasti berusaha menyenangkan hati yang dicintai melalui ketaatan.

Wabup mengajak masyarakat untuk meneladani perjuangan Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari, dengan cara membaca Al-Qur’an, menjaga ibadah, melaksanakan salat lima waktu, serta membangun kehidupan bermasyarakat yang baik.

Bangun Generasi, Jaga dari Narkoba

Wabup Ansori juga menyoroti pentingnya peran orang tua dan generasi muda dalam menjaga lingkungan sosial. Ia mengingatkan agar anak-anak tidak terjerumus dalam kegiatan negatif, khususnya penyalahgunaan narkoba. “Yang akan melanjutkan generasi ke depan adalah anak-anak kita. Mari kita jaga bersama-sama agar mereka tidak menjadi generasi yang mabuk, terjerumus narkoba, dan berbagai kegiatan negatif lainnya,” tegasnya.

Ia mendorong generasi muda untuk aktif dalam kegiatan keagamaan dan memakmurkan masjid sebagai benteng moral.

Pelayanan Publik: Cepat, Tepat, dan Tidak Boleh Tertunda

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Ansori menekankan komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Ia meminta seluruh jajaran pemerintahan, mulai dari kepala dusun, kepala desa, camat hingga organisasi perangkat daerah, untuk memastikan setiap persoalan masyarakat dapat segera ditindaklanjuti.

“Pelayanan masyarakat ini tidak boleh tertunda. Mau ada urusan pernikahan, bantuan sosial, kesehatan, maupun BPJS, semuanya harus dipastikan dapat dilayani dengan baik,” katanya.

Ia menegaskan bahwa perangkat desa dan kecamatan merupakan ujung tombak pemerintah daerah, sehingga pejabat harus turun langsung ke lapangan untuk memastikan pelayanan benar-benar dirasakan oleh warga.

Perkuat Kesejahteraan dan Potensi Daerah

Pemerintah daerah, lanjut Wabup Ansori, akan terus memperkuat program kesejahteraan sosial melalui Dinas Sosial, termasuk bantuan bagi masyarakat kurang mampu, bantuan kesehatan, serta penanganan bagi warga yang mengalami musibah.

Ia juga menyoroti potensi besar Kecamatan Plampang, khususnya di sektor pertanian. Wabup Ansori mengajak masyarakat dan pemerintah desa untuk duduk bersama mengatasi persoalan tata kelola air dan potensi gagal panen, agar semua petani mendapatkan manfaat secara adil. “Kalau ada persoalan pertanian, mari kita duduk bersama. Tata kelola air harus diatur sesuai aturan yang ada, sehingga tidak terjadi perebutan air,” jelasnya.

Gotong Royong dan Persatuan Kunci Kemajuan

Mengakhiri sambutannya, Wabup Ansori mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mempertahankan nilai-nilai religius, budaya gotong royong, persatuan, dan kesatuan. “Kalau tidak kita yang menjaga, siapa lagi? Mari kita jaga Sumbawa, lingkungan kita, desa kita, dan anak-anak kita,” ajaknya.

Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak akan berhasil tanpa dukungan dan gerakan bersama dari masyarakat. “Pemerintah tidak akan bisa melaksanakan pembangunan tanpa dukungan dan gerakan bersama masyarakat. Mari kita bersatu padu membangun Sumbawa menjadi daerah yang unggul, maju, dan sejahtera,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat pemerintah daerah, unsur pemerintah kecamatan dan desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta masyarakat dan jamaah Masjid Nurul Huda.

Editor: Nuansantb

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
Tez