
Sumbawa, Nuansantb.id – Turnamen Sepak Bola Mini Kades Cup II Desa Pungkit resmi ditutup. Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mohamad Ansori berharap ajang ini tidak hanya menjadi kompetisi tahunan, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan yang melahirkan bibit sepak bola berprestasi. Penutupan berlangsung di Lapangan Bola Desa Pungkit, Kecamatan Lopok, Senin (14/09/2026).
Kepala Desa Pungkit, Syamsudin S., menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Kades Cup II. Ia berharap turnamen tersebut dapat terus dilaksanakan dan berkembang pada tahun-tahun mendatang. Tingginya antusiasme peserta dan masyarakat dinilai menjadi modal untuk menjadikan Kades Cup sebagai agenda olahraga yang semakin besar.
Tahun ini, turnamen diikuti puluhan kesebelasan. Panitia menyiapkan hadiah Rp20 juta bagi juara pertama, Rp15 juta bagi juara kedua, dan Rp7 juta bagi juara ketiga, serta penghargaan untuk kategori lainnya.
Wabup Ansori mengapresiasi Pemerintah Desa Pungkit, panitia, sponsor, dan masyarakat yang telah bergotong royong menyukseskan turnamen. Menurutnya, antusiasme yang terlihat selama pelaksanaan menunjukkan bahwa olahraga dapat menjadi ruang efektif untuk membangun kebersamaan sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat. Kehadiran pelaku UMKM di sekitar lokasi kegiatan juga dinilai turut menggerakkan aktivitas ekonomi desa.
“Pemerintah daerah memberikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan ini. Kami mendorong para kepala desa dan camat untuk terus mengolahragakan masyarakat, sehingga kegiatan olahraga tidak hanya terpusat di tingkat kabupaten, tetapi dapat dilaksanakan di seluruh desa dan kecamatan,” ujar Wabup Ansori.
Ia menambahkan, Kades Cup diharapkan menjadi bagian dari proses pembinaan pemain potensial untuk tampil di level lebih tinggi. Menurutnya, kompetisi seperti Liga Sumbawa dan Liga Pelajar yang dilaksanakan secara berkelanjutan dapat membuka ruang lebih luas bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan sekaligus mengukir prestasi di bidang olahraga.
“Kami mendorong olahraga yang diselenggarakan di tingkat Desa ini menjadi ajang melahirkan atlet-atlet muda berprestasi. Ke depan desa menjadi ladang bibit yang kelak akan mengharumkan daerah hingga ke level nasional bahkan internasional,” ungkap Wabup.
Semangat tersebut ditandai dengan pertandingan final yang berlangsung meriah. CK FC Langam keluar sebagai juara pertama setelah mengalahkan Eta Mandang Jotang, Kecamatan Empang, dengan skor 2–1. Juara III diraih KSJ Pungkit, sedangkan Senopati FC Selante menempati juara III kedua. Pemain terbaik diraih Ciko dari Eta Mandang Jotang, sementara pencetak gol terbanyak diraih Geri dari CK FC Langam. Para pemenang mendapatkan piala dan hadiah uang tunai. Dalam kesempatan tersebut, Wabup Ansori juga memberikan sumbangan kepada panitia sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan olahraga di tingkat desa.
“Selamat kepada para juara dan kepada tim yang belum juara, jadikan pengalaman ini sebagai penyemangat untuk terus berlatih. Semoga sepak bola Desa Pungkit semakin maju dan mampu berprestasi di tingkat yang lebih tinggi,” pungkasnya.
Editor: Nuansantb

Tidak ada komentar