
Sumbawa, Nuansantb.id – Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, menunjukkan komitmen kuat Pemerintah Daerah dalam sinergi legislatif dan eksekutif dengan menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sumbawa.
Agenda penting ini berfokus pada penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2025 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026.
Rapat berlangsung khidmat di Ruang Sidang Utama DPRD Kabupaten Sumbawa, Rabu (23/09/2026) ini dipimpin oleh Wakil Ketua II, Gitta Liesbano, SH,. M.Kn didampingi Wakil Ketua III Zulfikar Demitry SH MH.
Kehadiran orang nomor dua di Bumi Samawa ini bukan sekadar seremonial belaka. Sesaat setelah tiba di gedung dewan, Wabup H. Ansori langsung bergabung bersama jajaran Pemerintah Daerah dan anggota dewan untuk mengikuti jalannya prosesi demokrasi tersebut. Kehadiran langsung Wabup beserta jajaran menegaskan posisi pemerintah yang membuka diri terhadap setiap masukan dan dinamika yang berkembang di lembaga legislatif, khususnya dalam hal pengelolaan keuangan daerah yang krusial.
Rapat paripurna kali ini merupakan tahapan fundamental dalam siklus pembahasan perubahan APBD Tahun Anggaran 2026. Agenda utamanya adalah mendengarkan secara langsung pandangan umum dari masing-masing fraksi DPRD Kabupaten Sumbawa terhadap rancangan perubahan anggaran yang diajukan oleh Pemerintah Daerah. Forum ini menjadi ruang adu gagasan dan penyelarasan visi antara eksekutif dan legislatif demi menghasilkan kebijakan fiskal yang tepat sasaran.
Dalam prosesnya, seluruh fraksi DPRD Kabupaten Sumbawa diberikan kesempatan untuk menyampaikan pandangan umum, masukan konstruktif, serta catatan kritis terhadap Rancangan Peraturan Daerah tersebut. Berbagai aspirasi yang disampaikan oleh para wakil rakyat ini menjadi bahan berharga dalam proses pembahasan dan penyempurnaan rancangan peraturan daerah. Dialog terbuka ini memastikan bahwa setiap rupiah yang dialokasikan dalam APBD benar-benar mencerminkan kebutuhan mendesak masyarakat Sumbawa.
Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasinya terhadap jalannya proses pembahasan yang berlangsung dinamis dan konstruktif. Menurutnya, pandangan umum fraksi merupakan instrumen vital untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas anggaran.
“Pandangan umum fraksi-fraksi ini sangat penting sebagai bahan koreksi dan penyempurnaan bersama. Pemerintah Daerah berkomitmen untuk menyerap setiap masukan yang konstruktif, sehingga APBD Perubahan 2026 nantinya benar-benar menjadi instrumen yang mampu mendorong percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Sumbawa,” ujar Wabup Ansori.
Lebih lanjut, Wabup Ansori menekankan bahwa sinergi antara legislatif dan eksekutif adalah kunci utama keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan. Ia berharap, melalui pembahasan yang mendalam ini, target-target pembangunan daerah dapat tercapai dengan optimal, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi dan pembangunan infrastruktur di tahun anggaran mendatang.
Rapat paripurna yang berlangsung dengan atmosfer penuh kebersamaan ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Sumbawa, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Wakil Ketua DPRD beserta jajaran, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, serta para Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Sumbawa. Kehadiran seluruh elemen pimpinan daerah ini menunjukkan keseriusan bersama dalam mengawal setiap tahapan kebijakan strategis daerah.
Penyampaian pandangan umum fraksi pada hari ini merupakan bagian penting yang tidak terpisahkan dari proses panjang pembahasan perubahan APBD. Tahapan ini menjadi wujud nyata pelaksanaan fungsi DPRD sebagai lembaga perwakilan rakyat, sekaligus memperkuat mekanisme checks and balances dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah. Melalui forum ini, diharapkan tercipta kesepahaman bersama antara Pemerintah Daerah dan DPRD mengenai arah kebijakan anggaran yang akan diambil.
Dengan komitmen yang ditunjukkan oleh Wakil Bupati H. Mohamad Ansori dan seluruh jajaran, Pemerintah Kabupaten Sumbawa optimis bahwa proses pembahasan perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 akan berjalan lancar dan menghasilkan produk hukum yang berpihak pada kepentingan rakyat. Sinergi yang terjalin harmonis ini menjadi fondasi kuat bagi kemajuan Kabupaten Sumbawa menuju pembangunan yang lebih merata dan berkelanjutan. (Ev)
Editor: Nuansantb

Tidak ada komentar