Lestarikan Budaya Khas Sumbawa, Wabup Ansori Gagas Arena Permanen Barapan Kebo

3 menit membaca
Sahril

Sumbawa, Nuansantb.id – Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, mendorong penyediaan arena permanen untuk penyelenggaraan Barapan Kebo di Kabupaten Sumbawa. Langkah itu dinilai penting agar tradisi khas masyarakat Tau Samawa tetap lestari, terus berkembang, dan memberi dampak ekonomi lebih luas bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Wabup Ansori saat menghadiri Event Barapan Kebo di Desa Boal, Kecamatan Empang, Kabupaten Sumbawa, Minggu (08/11/2026). Kegiatan berlangsung meriah dengan melibatkan 270 pasang peserta dari Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).

Dari jumlah itu, sebanyak 210 pasang peserta berasal dari Kabupaten Sumbawa dan 60 pasang dari KSB. Seluruh peserta berkompetisi dalam 10 kelas perlombaan untuk memperebutkan Piala Bergilir Wakil Bupati Sumbawa.

Dalam kegiatan tersebut, Wabup Ansori didampingi Kepala Dinas Kominfotiksandi Kabupaten Sumbawa, Drs. Hasanuddin, Plt. Camat Empang, serta Ketua Panitia Barapan Kebo, Drs. Hasamin.

Ketua Panitia, Drs. Hasamin, menyampaikan bahwa penyelenggaraan event ini mendapat dukungan pendanaan dari Wakil Bupati Sumbawa dan PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT). Ia juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik.

Wabup Ansori menegaskan bahwa Barapan Kebo bukan sekadar perlombaan, melainkan tradisi dan permainan rakyat yang memiliki nilai budaya serta menjadi bagian dari identitas masyarakat Sumbawa. Karena itu, keberlangsungannya perlu mendapat perhatian dan dukungan bersama.

“Barapan Kebo bukan sekadar perlombaan, melainkan tradisi dan permainan rakyat yang memiliki nilai budaya serta menjadi bagian dari identitas masyarakat Sumbawa. Karena itu, keberlangsungannya perlu mendapat perhatian dan dukungan bersama,” tegasnya.

Menurut Wabup Ansori, penyelenggaraan Barapan Kebo ke depan perlu didukung fasilitas yang lebih memadai, termasuk penyediaan lokasi permanen dan kepanitiaan yang solid agar kegiatan dapat dilaksanakan secara lebih terencana dan berkelanjutan.

“Event seperti ini tentu kita dukung. Ke depan, kita akan siapkan lokasi Barapan Kebo yang permanen dan kepanitiaan yang solid. Kita ingin permainan rakyat ini tetap lestari, terus berkembang, serta memberikan multiplier effect bagi masyarakat,” ungkap Wabup Ansori.

Lebih jauh, ia berharap Barapan Kebo terus dikembangkan sebagai salah satu daya tarik budaya dan wisata Kabupaten Sumbawa. Dengan penyelenggaraan yang semakin baik, kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang bagi peserta untuk menunjukkan kemampuan dan kualitas kerbaunya, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui aktivitas perdagangan dan usaha.

Sebagai bentuk perhatian dan dukungan, Wabup Ansori juga memberikan tambahan uang pembinaan dari dana pribadinya kepada panitia dan para juara. Hal itu diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh pihak untuk terus menjaga dan mengembangkan tradisi Barapan Kebo.

Antusiasme 270 pasang peserta dari dua kabupaten menunjukkan bahwa Barapan Kebo masih memiliki tempat istimewa di tengah masyarakat. Ke depan, dengan dukungan fasilitas dan pengelolaan yang lebih baik, tradisi kebanggaan Tau Samawa ini diharapkan semakin berkembang dan tetap diwariskan kepada generasi mendatang. (SI)

Editor: Nuansantb

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
Tez