Percepat Operasional KDKMP di Sumbawa, Wabup Ansori Minta Kerja Nyata untuk Rakyat

3 menit membaca
Sahril
Pemerintahan - 21 Okt 2026

Sumbawa, Nuansantb.id – Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mohamad Ansori resmi membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Aula H. Madilaoe ADT Lantai III Kantor Bupati Sumbawa, Rabu (21/10/2026). Rakor ini menjadi langkah penting memperkuat kesiapan pengelolaan koperasi agar segera beroperasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri Asisten Pemerintahan Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Sumbawa, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (DisKUKMindag) Kabupaten Sumbawa, sejumlah kepala perangkat daerah, para camat, kepala desa, serta para Manajer KDKMP. Sejumlah undangan juga mengikuti kegiatan secara daring, antara lain Tenaga Ahli Deputi Pengawasan Kementerian Koperasi RI.

Dalam arahannya, Wabup menegaskan bahwa percepatan operasional KDKMP membutuhkan keterlibatan dan sinergi seluruh pihak, mulai dari perangkat daerah, Forkopimda, hingga pemerintah daerah. Menurutnya, koperasi tidak boleh berhenti pada tahap pembentukan, tetapi harus segera bergerak, melayani masyarakat, dan memberi nilai tambah bagi warga desa dan kelurahan.

“Percepatan operasional KDKMP membutuhkan keterlibatan dan sinergi seluruh pihak, mulai dari perangkat daerah, Forkopimda, hingga pemerintah daerah. Ini kerja bersama untuk rakyat,” tegas Wabup.

Wabup menyoroti peran 21 manajer koperasi yang terlibat. Ia berharap para manajer menjalankan peran dan tanggung jawabnya secara profesional. Manajer, lanjutnya, memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan koperasi dikelola dengan baik, memberikan pelayanan kepada masyarakat, serta mendorong tumbuhnya ekonomi kerakyatan.

“Manajer memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan koperasi dikelola dengan baik, memberikan pelayanan kepada masyarakat, serta mendorong tumbuhnya ekonomi kerakyatan. Karena itu, kesiapan pengelolaan harus diiringi komitmen, kerja nyata, dan orientasi pada kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Ia menilai KDKMP memiliki posisi strategis sebagai instrumen penguatan ekonomi desa. Melalui koperasi, potensi ekonomi lokal diharapkan lebih terkelola, akses layanan usaha bagi masyarakat lebih terbuka, dan kesejahteraan warga dapat terdorong secara bertahap. Namun, semua itu bergantung pada kualitas pengelolaan, konsistensi pengurus, serta profesionalisme para manajer.

Wabup juga mengingatkan bahwa kepercayaan masyarakat merupakan modal utama koperasi. Karena itu, pengelolaan KDKMP harus menjunjung transparansi, akuntabilitas, dan pelayanan yang berpihak pada kepentingan warga. Pemerintah daerah, kata dia, akan terus mendorong pendampingan dan penguatan kelembagaan agar koperasi benar-benar hidup dan dirasakan manfaatnya.

“Mari bekerja sungguh-sungguh bagi rakyat. Dengan pengelolaan yang profesional dan kolaborasi yang kuat, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diharapkan menjadi penggerak ekonomi kerakyatan demi terwujudnya Sumbawa Unggul, Maju dan Sejahtera,” ajaknya.

Melalui rakor ini, pemerintah daerah berharap kesiapan operasional KDKMP semakin matang. Sinergi lintas sektor, pendampingan, dan pengawasan akan terus dilakukan agar koperasi desa/kelurahan mampu menjalankan fungsi pelayanan, penguatan usaha rakyat, dan penggerak ekonomi lokal secara berkelanjutan. (Ril)

Editor: Nuansantb

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
Tez