
Sumbawa, Nuansantb.id — Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menegaskan bahwa lulusan perguruan tinggi harus mampu menjadi generasi adaptif dan kontributif di tengah tantangan dunia kerja yang semakin kompleks. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Wisuda Program Sarjana dan Pascasarjana Angkatan ke-23 Universitas Samawa (UNSA) di Sumbawa, 31 Oktober 2026.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan selamat kepada 413 wisudawan dan wisudawati yang resmi menyandang gelar akademik. Ia juga memberikan apresiasi kepada orang tua dan keluarga atas perjuangan serta doa yang mengantarkan para lulusan hingga tahap tersebut.
Bupati menegaskan, tantangan dunia kerja saat ini semakin berat seiring dinamika global, perlambatan ekonomi, dan perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Karena itu, para lulusan diminta tidak berhenti belajar dan terus mengasah kemampuan beradaptasi serta menyelesaikan persoalan nyata di masyarakat.
“Jangan berhenti belajar hanya karena sudah mendapat gelar sarjana. Yang menentukan masa depan adalah kemampuan untuk terus beradaptasi dan menyelesaikan persoalan nyata,” tegas Bupati.
Menurut Bupati, Sumbawa membutuhkan lulusan perguruan tinggi yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Ia mendorong para wisudawan menjadi generasi kritis, santun, berintegritas, serta mampu menghadirkan solusi bagi berbagai persoalan pembangunan.
Bupati juga menyoroti besarnya potensi Sumbawa di sektor pertanian, peternakan, kelautan, pariwisata, dan pertambangan. Berbagai proyek strategis, seperti tambang Elang, industri peternakan unggas terintegrasi, industri garam nasional, serta rencana Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Teluk Saleh, dinilai membutuhkan peran aktif lulusan perguruan tinggi.
Ia berharap UNSA terus berkembang menjadi pusat pemikiran dan mitra strategis pemerintah daerah melalui kajian akademis, data akurat, serta evaluasi objektif untuk mendukung pembangunan Sumbawa yang unggul, maju, sejahtera, dan lestari.
Sementara itu, Rektor UNSA Prof. Dr. Syaifuddin Iskandar, M.Pd., menyampaikan bahwa wisuda Angkatan ke-23 mengukuhkan 413 wisudawan, terdiri atas 375 lulusan S1, 14 lulusan S2, dan 24 lulusan profesi dari delapan fakultas dan 20 program studi.

Rektor menyebutkan, hingga tahun 2026 UNSA telah menghasilkan 13.278 lulusan dengan 1.621 mahasiswa aktif. Saat ini, UNSA didukung 140 dosen, terdiri atas 94 magister dan 46 doktor.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sumbawa, DPRD, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, LLDIKTI Wilayah VIII, PT Amman Mineral, Bank Indonesia, serta sejumlah lembaga perbankan atas dukungan beasiswa, kerja sama riset, dan pengembangan pendidikan.
Rektor juga mengungkapkan rencana pengembangan Fakultas Kedokteran dan Program Studi Kebidanan sebagai langkah strategis untuk memperluas akses pendidikan tinggi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Pulau Sumbawa.
Acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi pengukuhan resmi para wisudawan dan wisudawati UNSA Angkatan ke-23. (Ch)
Editor: Nuansantb

Tidak ada komentar