Optimalkan Potensi Pariwisata, Bupati Sumbawa Pastikan Lokasi Strategis untuk Kantor Balai TNMosat

2 menit membaca
Sahril
Pemerintahan - 04 Jul 2025

Sumbawa Besar, Nuansantb.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa mempercepat realisasi pembangunan Kantor Balai Taman Nasional Moyo Satonda (TN Mosat) dengan menyiapkan lahan strategis.

Komitmen ini ditegaskan dalam rapat koordinasi antara Pemda Sumbawa dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) NTB, Kamis (03/07/2025), di Aula Kantor Bupati Sumbawa.

Dua Opsi Lahan Strategis yang Dipertimbangkan

Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., memaparkan dua lokasi potensial yang sedang dikaji untuk pembangunan kantor pengelolaan taman nasional ke-55 di Indonesia ini, diantaranya: Lahan Eks Pertamina (20 Hektare), Lokasi sangat strategis di bagian depan kawasan dan banyak diminati berbagai pihak termasuk sekolah maritim dan TNI AL.

“Kita akan lihat kesiapan masing-masing pihak. Yang penting pemanfaatannya harus bijak dan tidak terburu-buru,” tegas Bupati Jarot.

Kedua, Kawasan Limung (Dekat Pantai) yang memiliki potensi pelabuhan dengan kedalaman 14 meter.

“Limung lebih cocok untuk pengembangan pelabuhan. Untuk kantor, kita punya alternatif lain di Jalan Samota yang lahannya sudah hampir selesai dibebaskan,” jelas Bupati.

Sinergi Lintas Sektor untuk Konservasi dan Pariwisata

Bupati Jarot menekankan pentingnya koordinasi menyeluruh dalam proses ini. “Semua stakeholder harus satu suara. Jangan sampai lahan sudah diserahkan tapi kita belum siap dengan perencanaan yang matang,” ujarnya.

Dengan hadirnya kantor Balai TN Mosat, pengelolaan kawasan konservasi yang menjadi habitat terumbu karang, penyu hijau, dan berbagai spesies langka ini akan lebih optimal.

“Ini langkah strategis untuk mendorong pariwisata berkelanjutan sekaligus menjaga kelestarian alam Sumbawa,” tambah Bupati.

Dukungan Internasional dan Proyek CONSERVE

Rapat ini difasilitasi oleh proyek CONSERVE dengan dukungan UNDP Indonesia dan Global Environment Facility (GEF), menunjukkan pentingnya pengelolaan TN Mosat yang ditetapkan melalui Keputusan Menteri LHK Nomor 901/MENLHK/SETJEN/PLA.2/8/2022.

Langkah ke Depan

Pemkab Sumbawa berkomitmen untuk segera memfinalkan lokasi terbaik. “Kami akan memastikan pilihan lahan memberikan manfaat maksimal baik untuk konservasi maupun pembangunan daerah dalam jangka panjang,” pungkas Bupati Jarot.

Dengan percepatan ini, TN Mosat diharapkan segera memiliki pusat pengelolaan yang profesional untuk mengoptimalkan potensi wisata alam sekaligus perlindungan keanekaragaman hayati kawasan.

Editor/Pemred: Sahril Imran

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
Tez