Modus Penipuan Catut Nama Bupati Sumbawa, Investor dan Masyarakat Diimbau Waspada

oleh -902 Dilihat
oleh

Sumbawa Besar, Nuansantb.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa mengingatkan masyarakat dan investor agar mewaspadai modus penipuan yang mengatasnamakan Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP.

Oknum tidak dikenal dikabarkan aktif menghubungi sejumlah pihak, mengklaim sebagai perwakilan Bupati, dan meminta sejumlah dana dengan dalih kerja sama atau proyek tertentu.

Menurut laporan, pelaku menggunakan berbagai nomor telepon untuk menjangkau korban, terutama investor dan pelaku usaha yang sedang menjajaki kerja sama di Sumbawa. Mereka mengaku mendapat “arahan langsung” dari Bupati untuk meminta dana, baik dalam bentuk biaya administrasi, pungutan, atau janji kemudahan perizinan.

Syahruddin, S.Sos., Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Pemkab Sumbawa, menegaskan bahwa Bupati tidak pernah memerintahkan atau meminta dana dalam bentuk apa pun kepada masyarakat maupun investor.

“Ini adalah tindakan kriminal yang merugikan dan merusak nama baik pemerintah. Kami imbau semua pihak untuk tidak mudah percaya dan selalu melakukan verifikasi melalui saluran resmi,” tegas Syahruddin, Minggu (03/08/2025).

Pemkab Sumbawa meminta masyarakat dan pelaku usaha untuk: Tidak merespons panggilan atau pesan mencurigakan yang mengatasnamakan pejabat.

Memverifikasi informasi melalui kontak resmi Pemkab Sumbawa.  Dan melaporkan ke pihak berwajib atau Bagian Prokopim Setda Kabupaten Sumbawa jika menemukan praktik serupa.

Kasus ini menjadi peringatan pentingnya kehati-hatian dalam berkomunikasi secara digital. Pemkab Sumbawa berkomitmen menjaga iklim investasi yang kondusif dan memastikan tidak ada pihak yang dirugikan oleh oknum penipu.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan aparat hukum untuk menindak tegas pelaku,” pungkas Syahruddin.

Editor/Pemred: Sahril Imran

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.