Sumbawa Besar, Nuansantb.id – Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, secara resmi melantik Pengurus Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Sumbawa Masa Bhakti 2025–2030 dalam acara yang digelar di Gedung Wanita, Selasa (05/08/2025).
Pengukuhan ini bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-63 PWRI, yang dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, termasuk Bupati Sumbawa periode 2021–2025, Drs. H. Mahmud Abdullah, Ketua PWRI Provinsi NTB, serta jajaran Forkopimda dan pimpinan OPD setempat.
Dalam sambutannya, Wabup Ansori yang juga Pembina PWRI Kabupaten Sumbawa, menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi para anggota PWRI yang terus berkontribusi meski telah purna tugas.
“PWRI adalah wadah berkreasi, berinovasi, dan berkontribusi tanpa henti. Meski sudah tidak aktif bekerja, semangat mengabdi untuk daerah dan bangsa tetap menyala,” tegas Haji Ansori.
Ia menekankan pentingnya peran PWRI sebagai inspirasi bagi generasi muda dan mendorong sinergi antara organisasi ini dengan pemerintah daerah untuk mewujudkan Sumbawa Maju, Unggul, dan Sejahtera.
Ketua PWRI Kabupaten Sumbawa terpilih, Dr. Muhammad Ikhsan Safitri, M.Si, mengungkapkan bahwa kepengurusan baru ini merupakan hasil Musyawarah Daerah (MUSDA) pada Januari 2025 di Hotel Cirebon, yang berjalan lancar dan diputuskan secara aklamasi.
“PWRI membuktikan bahwa pengabdian tidak berhenti saat pensiun. Kami siap mendukung program pemerintah dan terus aktif berkarya,” ujar Ikhsan.
Ia juga menyampaikan adanya pembaruan sistem keanggotaan, di mana seluruh anggota PWRI kini otomatis tergabung dalam Koperasi PWRI. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan peran organisasi dalam pemberdayaan ekonomi anggota.
Peringatan HUT ke-63 PWRI tahun ini menjadi momen istimewa karena menandai dimulainya periode kepengurusan baru. Ikhsan menegaskan komitmen PWRI untuk mendukung pembangunan di Sumbawa melalui berbagai program nyata.
“Kami ingin PWRI tidak hanya sebagai organisasi sosial, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi melalui koperasi,” tambahnya.
Acara pengukuhan ditutup dengan harapan agar kolaborasi antara PWRI, pemerintah, dan masyarakat semakin kuat demi kemajuan Tana Samawa.
Editor/Pemred: Sahril Imran l





