TNI Bersama KPH Ungkap Praktik Penebangan Liar di Kawasan Hutan Desa Pelat

oleh -1101 Dilihat
oleh

Sumbawa Besar, Nuansantb.id – Upaya penegakan hukum di sektor kehutanan kembali menunjukkan hasil nyata. Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Batulanteh bersama Kodim 1607/Sumbawa berhasil mengungkap praktik penebangan liar dalam operasi patroli gabungan di kawasan hutan Dusun Uma Buntar, Desa Pelat, Kecamatan Unter Iwes, Jumat malam (08/08/2025).

Operasi yang dimulai pukul 17.30 WITA ini diawali dengan apel pengecekan personel dan perlengkapan di Makoramil 1607-01/Sumbawa. Sebanyak 15 personel gabungan kemudian bergerak menuju lokasi yang selama ini menjadi titik rawan peredaran hasil hutan ilegal.

Tim gabungan berhasil menghentikan satu unit truk Mitsubishi Colt Diesel bernomor polisi EA 8416 AC yang sedang dalam perjalanan. Pemeriksaan mendalam mengungkap fakta mengejutkan: Puluhan batang kayu olahan berbagai ukuran yang sengaja ditutupi terpal. Belasan karung berisi gabah. Dua unit chainsaw. Jerigen bahan bakar dan Berbagai peralatan pendukung penebangan liar.

“Temuan ini menunjukkan modus operandi yang terorganisir. Pelaku sengaja mencampur kayu ilegal dengan barang lain untuk mengelabui pemeriksaan,” jelas Letkol Kav Basofi Cahyowibowo, S.T., Komandan Kodim 1607/Sumbawa melalui Danramil 1607-01/Sumbawa.

Seluruh barang bukti beserta kendaraan telah diamankan ke lokasi khusus untuk proses penyidikan lebih lanjut. Operasi ini merupakan bagian dari program rutin penegakan hukum di bidang kehutanan yang melibatkan multi instansi.

“Sinergi TNI dengan instansi terkait dalam menjaga kelestarian hutan harus terus ditingkatkan. Hutan adalah aset vital bagi keberlangsungan ekosistem dan masa depan generasi mendatang,” tegas Basofi.

Patroli gabungan ini diharapkan mampu: Memberikan efek jera bagi pelaku kejahatan kehutanan. Memutus rantai peredaran hasil hutan ilegal dan Melindungi kawasan hutan dari kerusakan lebih parah.

“Kami akan terus meningkatkan intensitas patroli dan memperluas jangkauan operasi ke titik-titik rawan lainnya,” tambah Basofi menegaskan komitmennya.

Masyarakat diimbau untuk turut serta menjaga kelestarian hutan dengan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan terkait pemanfaatan hasil hutan kepada pihak berwenang. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.