Wabup Ansori Dampingi Gubernur NTB Inspeksi Harga Bahan Pokok di Pasar Brang Biji

3 menit membaca
Sahril
Pemerintahan - 12 Mar 2026

Sumbawa, Nuansantb.id – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal, bersama Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, melakukan inspeksi mendadak ke Pasar Brang Biji, Kamis (12/03/2026). Kunjungan ini bertujuan memastikan stabilitas harga bahan pokok di tengah tekanan inflasi yang melanda sejumlah daerah.

Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut, Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat.

Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, mengungkapkan bahwa pemantauan langsung ke pasar menjadi langkah strategis pemerintah dalam merespons keluhan masyarakat terkait lonjakan harga.

“Kami turun langsung melihat sekaligus berdialog dengan pedagang dan pembeli. Tujuannya agar data yang kami peroleh akurat, sehingga intervensi yang dilakukan pemerintah benar-benar tepat sasaran, terutama menjelang Lebaran seperti sekarang ini,” ujar Ansori kepada awak media.

Sementara itu, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengakui bahwa inflasi beberapa pekan terakhir cukup terasa, dengan penyumbang terbesar berasal dari sektor pangan. Berdasarkan pemantauan di Pasar Brang Biji, sejumlah komoditas seperti telur, cabai, dan minyak goreng masih bertahan di harga tinggi.

“Alhamdulillah tadi bersama Pak Bupati, Pak Wabup, Pak Danrem, dan Pak Sekda kami turun langsung melihat situasi harga pasar menjelang Lebaran. Sebagaimana kita ketahui bahwa inflasi belakangan ini cukup tinggi dan penyumbang terbesar berasal dari bahan makanan, dari sektor pangan,” jelas Gubernur Iqbal.

Ia mencontohkan harga cabai yang melonjak signifikan di beberapa wilayah Lombok, seperti Lombok Timur, Lombok Tengah, dan Lombok Barat. Pemerintah telah melakukan intervensi dengan mendatangkan pasokan cabai dari Enrekang, Sulawesi Selatan, untuk menekan harga.

“Kami sudah melakukan intervensi beberapa waktu lalu dengan mendatangkan cabai dari Enrekang untuk Lombok Timur dan Lombok Tengah. Alhamdulillah sekarang mulai terkendali meskipun harganya masih cukup tinggi,” tambahnya.

Gubernur juga menyoroti masih tingginya harga minyak goreng di kisaran Rp110 ribu hingga Rp120 ribu per kemasan, padahal idealnya berada di angka Rp95 ribu. Kondisi ini, menurutnya, disebabkan Pasar Brang Biji yang bukan merupakan pasar induk, sehingga rantai distribusi barang menjadi lebih panjang.

“Di sini tadi kita cek karena ini bukan pasar induk, jadi memang harganya agak tinggi. Baik telur maupun cabai, termasuk minyak goreng, masih cukup mahal karena rata-rata pedagang di sini belum menjadi distributor minyak dari Bulog. Barang yang sampai ke pedagang sudah melewati distributor keempat bahkan kelima,” terangnya.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Gubernur meminta pengelola pasar segera mendaftarkan para pedagang sebagai distributor resmi minyak goreng dari Perum Bulog. Dengan distribusi yang lebih pendek, harga di tingkat konsumen diharapkan dapat ditekan.

Terkait komoditas cabai, Gubernur Iqbal menjelaskan bahwa pola intervensinya lebih kompleks karena sangat dipengaruhi oleh faktor cuaca. Para petani disebut masih menunggu cuaca panas untuk memulai panen, yang diperkirakan baru akan terjadi setelah Lebaran.

“Cabai memang agak sulit diintervensi karena faktor cuaca. Para petani yang sudah kami hubungi rata-rata masih menunggu cuaca lebih stabil dan panas untuk panen. Sebagian besar kemungkinan panen setelah Lebaran,” ungkapnya.

Pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan Badan Pangan Nasional untuk mencari daerah dengan harga cabai lebih rendah guna didatangkan ke NTB sebagai langkah stabilisasi harga menjelang hari raya.

“Kami terus berkomunikasi dengan Badan Pangan untuk melihat daerah mana yang harga cabainya lebih murah, sehingga bisa didatangkan ke sini untuk membantu menstabilkan harga di pasar,” pungkas Gubernur.

Editor: Nuansantb

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
Tez