
Sumbawa, Nuansantb.id — Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) menggelar Job Fair 2026 di halaman Kantor Disnakertrans Sumbawa, Rabu (28/10/2026). Kegiatan itu melibatkan 19 perusahaan dengan total 282 lowongan pekerjaan.
Kepala Disnakertrans Kabupaten Sumbawa Khaeruddin, SE., M.Si. mengatakan pihaknya sempat mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk kondisi ekonomi, sebelum memutuskan pelaksanaan kegiatan. Namun, setelah berkomunikasi dan mengundang pimpinan perusahaan, respons dunia usaha ternyata cukup positif.
“Awalnya kami mencoba mendalami kondisi dan mengundang para pimpinan perusahaan. Alhamdulillah, di luar dugaan, ada 19 perusahaan yang bersedia berpartisipasi dengan membuka kesempatan kerja,” ujar Khaeruddin saat melaporkan pelaksanaan Job Fair 2026.
Menurut Khaeruddin, 282 lowongan tersebut memang relatif kecil jika dibandingkan dengan total angkatan kerja di Kabupaten Sumbawa yang mencapai sekitar 298 ribu orang. Meski demikian, ia menilai peluang itu tetap berarti, terutama dalam membantu masyarakat memperoleh pekerjaan.
Ia menyebutkan, berdasarkan data statistik, tingkat pengangguran di Kabupaten Sumbawa berada pada angka 2,7 persen. Karena itu, setiap peluang kerja yang tersedia diharapkan dapat berkontribusi menurunkan angka pengangguran.
Dari 19 perusahaan yang berpartisipasi, peluang kerja tersedia di berbagai sektor, mulai dari perdagangan, perbankan, perusahaan pembiayaan, hingga perhotelan. Alfamart dan Indomaret menjadi dua perusahaan dengan jumlah lowongan cukup besar, yakni secara keseluruhan sekitar 120 posisi.
Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan ini juga terbilang tinggi. Khaeruddin menyebutkan, hingga penyampaian laporan, sekitar 856 orang telah mengurus kartu kuning atau kartu pencari kerja.
Menurutnya, tingginya jumlah pencari kerja menunjukkan besarnya minat masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan. Terlebih, informasi Job Fair kali ini beredar bersamaan dengan informasi peluang kerja di sektor pertambangan, sehingga banyak masyarakat turut menanyakan lowongan di sektor tersebut.
“Kami sampaikan bahwa lowongan untuk sektor pertambangan akan memiliki porsi tersendiri karena diperkirakan peminatnya sangat banyak,” jelasnya.
Selain membuka akses terhadap perusahaan dalam negeri, Job Fair 2026 juga memberikan kesempatan bagi masyarakat yang berminat bekerja di luar negeri. Sejumlah perusahaan penempatan tenaga kerja turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Khaeruddin menegaskan, Disnakertrans hanya bertindak sebagai fasilitator yang mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan penyedia lowongan. Proses seleksi, persyaratan, dan kriteria penerimaan sepenuhnya menjadi kewenangan masing-masing perusahaan.
“Dinas hanya memfasilitasi. Seluruh proses seleksi dan kriteria penerimaan ada di masing-masing perusahaan,” tegasnya.
Ia menambahkan, seluruh pembiayaan Job Fair 2026 bersumber dari APBD Kabupaten Sumbawa Tahun Anggaran 2026 melalui program penempatan tenaga kerja, khususnya kegiatan pasar kerja.
Melalui kegiatan itu, Khaeruddin berharap semakin banyak masyarakat memperoleh akses informasi lowongan pekerjaan dan memiliki kesempatan memasuki dunia kerja sesuai kualifikasi masing-masing. (SI)
Editor: Nuansantb

Tidak ada komentar