
Sumbawa Besar, NuansaNTB.id- Pemerintah Kabupaten Sumbawa bergerak cepat membantu Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) yang terkena musibah banjir yang merendam sekitar 7.500 rumah dan diperkirakan sebanyak 30.000 jiwa terdampak.
Pemda Sumbawa melalui Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa mengirim anggota Tagana ke lokasi banjir yang dipimpin langsung Ketua Tanaga Sumbawa, Dedi Susanto S.Pd.I,. guna membuka dapur umum lapangan (Dumlap).
“Sesuai koordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi NTB, hari ini kita mengirim Anggota Tagana Sumbawa ke KSB untuk membuka dapur umum untuk beberapa hari ke depan,” ungkap Kadis Sosial Sumbawa melalui Kabid Linjamsos, Syarifah S.Sos., M.Si kepada media ini usai melepas keberangkatan pasukan Tagana, Selasa (14/02/2023) pagi.
Sementara Ketua Tagana Sumbawa, Dedi Susanto mengatakan, personil Tagana yang dikirim ke KSB sudah berpengalaman menangani berbagai bencana, tidak hanya di NTB namun juga di luar NTB.
Dalam menangani dapur umum lapangan kata Dedi, personil Tagana Sumbawa mampu menyiapkan 8000 bungkus nasi siap saji dalam waktu beberapa jam.
Ketua Tagana berharap, keberadaan Tagana Sumbawa dapat meringankan tugas pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat dalam menangani musibah banjir tersebut.
“Kami akan berada di KSB selama dibutuhkan,” pungkas Dedi—sapaan mantan Koordinator Tagana Provinsi NTB ini.
Untuk diketahui, hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) sejak Senin 13 Februari 2023 kemaren menyebabkan sungai Brang Rea meluap.
Sedikitnya 5 Desa di Kecamatan Brang Rea dan 3 kelurahan di Kecamatan Taliwang terkena musibah banjir. Sekitar 7.500 rumah terendam dan diperkirakan sebanyak 30.000 jiwa terdampak banjir.
Beberapa desa yang terdampak yakni, Desa Tepas Sepakat, Desa Tepas, Desa Beru, Desa Sapugara Bree dan Desa Seminar Salit Kecamatan Brang Rea.
Kemudian Desa Tamekan, Kelurahan Sampir, Kelurahan Bugis dan Kelurahan Menala Kecamatan Taliwang. (Nuansa/**)

Tidak ada komentar