Apresiasi Yayasan HAS Tekan Malaria, Wabup Ansori Buka Peluang Kemitraan di Bidang Ekonomi

3 menit membaca
Sahril
Pemerintahan - 11 Des 2025

Sumbawa, Nuansantb.id – Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, menerima kunjungan silaturahmi dan koordinasi dari Ketua Yayasan Health Access Sumbawa (HAS), Mr. Jack Kenedy, di ruang kerjanya, Rabu (10/12/2025).

Pertemuan yang turut dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa ini mengulas keberlanjutan kemitraan strategis dalam memberantas penyakit malaria di daerah rawan.

Wabup Ansori menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kontribusi nyata yang diberikan Yayasan HAS selama ini. Ia menekankan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan organisasi nirlaba seperti HAS telah membuahkan hasil yang signifikan, khususnya di desa-desa endemis malaria.

“Kami sangat menghargai upaya luar biasa dari Yayasan HAS. Program pemberdayaan masyarakat, distribusi kelambu berinsektisida, penyediaan alat diagnostik cepat, dan berbagai intervensi pencegahan lainnya telah memberikan dampak positif yang langsung terasa di lapangan,” ujar Wabup Ansori, yang menjadi narasumber utama dalam pertemuan tersebut.

Ia secara khusus menyebutkan dampak kerja sama di tiga lokasi prioritas, yakni Desa Seli, Maci, dan Ranan. Menurutnya, pendekatan komprehensif yang dilakukan HAS tidak hanya menekan angka kesakitan, tetapi juga meningkatkan kesadaran dan kapasitas masyarakat dalam menjaga lingkungan sehat.

“Inisiatif dari mitra seperti HAS sangat vital. Upaya pencegahan yang sistematis ini dilakukan agar penyakit malaria tidak mewabah dan mengganggu produktivitas masyarakat kami,” tegas Ansori.

Komitmen untuk Perluasan Program

Wabup Ansori tidak hanya berpuas diri dengan capaian saat ini. Ia menyatakan harapan agar kemitraan yang telah terbangun tidak berhenti, melainkan terus dikembangkan dan diperluas jangkauannya.

“Keberhasilan di tiga desa awal harus menjadi pionir. Kami berharap kerja sama ini bisa berlanjut dan diperluas ke desa-desa lain di Kabupaten Sumbawa yang juga memiliki kerentanan tinggi terhadap malaria,” paparnya.

Ia menginstruksikan jajarannya di Dinas Kesehatan untuk terus bersinergi dan memfasilitasi program-program Yayasan HAS, memastikan bahwa setiap intervensi tepat sasaran dan berkelanjutan.

Buka Peluang Kemitraan Multipihak

Yang menarik, dalam pertemuan ini Wabup Ansori tidak membatasi ruang kolaborasi hanya pada sektor kesehatan. Dengan melihat potensi dan jaringan yang dimiliki Yayasan HAS, ia membuka peluang untuk mendiversifikasi kerja sama ke bidang-bidang lain yang menjadi prioritas pembangunan daerah.

“Ke depan, bentuk kerjasama kita bisa melebar. Tidak hanya berkutat di bidang kesehatan, tetapi juga bisa menjangkau sektor perekonomian dan bidang strategis lainnya,” ungkap Haji Ansori.

Ia menjelaskan bahwa pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya di desa-desa bekas lokasi program kesehatan, adalah langkah logis berikutnya. Kemitraan dapat dijajaki dalam pengembangan usaha mikro, akses pemasaran hasil pertanian, atau pelatihan keterampilan untuk meningkatkan pendapatan keluarga.

“Sehat saja tidak cukup. Masyarakat harus sejahtera secara ekonomi. Kami melihat Yayasan HAS memiliki kapasitas dan komitmen yang bisa diselaraskan dengan program pengentasan kemiskinan dan penggerak ekonomi desa di Sumbawa,” pungkas Wabup Ansori.

Kunjungan ini menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumbawa mengapresiasi peran serta aktif semua pihak dalam pembangunan. Kemitraan dengan organisasi non-pemerintah dinilai sebagai kekuatan pengungkit untuk mencapai target pembangunan berkelanjutan, dimulai dari kesehatan sebagai fondasi, dan merambah ke pilar-pilar kesejahteraan lainnya.

Editor: Nuansantb

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
Tez