
Sumbawa Besar, Nuansantb.id – Kabupaten Sumbawa bersiap menyambut ribuan tamu dalam Seleksi Tilawatil Quran dan Hadis (STQH) tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).
Acara yang digelar pertama kali di era kepemimpinan Bupati Jarot Ansori ini resmi dimulai dengan Malam Ta’aruf Jumat (25/04/2025) malam, mempertemukan 10 kafilah dari kabupaten/kota se-NTB.
Sekretaris Daerah (Sekda) Sumbawa, Dr. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.Si., mengungkapkan antusiasme penyelenggaraan event bergengsi ini. “Kami menyiapkan 5 venue unggulan untuk 675 peserta dan ribuan pengunjung. Ini bukan sekadar lomba, tapi momentum membumikan Al-Quran sekaligus memacu ekonomi lokal,” tegasnya.
Dikatakan Doktor Budi, untuk kegiatan ini, Pemda Sumbawa telah menyiapkan lima venue strategis, untuk kenyamanan kompetisi peserta berlangsung diantaranya, di Lapangan Pahlawan sebagai pusat acara pembukaan/penutup.
Kemudian, di Masjid Agung Nurul Huda untuk tilawah dewasa, Masjid Al-Muttaqin Kerato untuk musabaqah hifzil Quran, Masjid Darussalam Brang Biji untuk lomba hadis dan Masjid Al-Falah Lempeh untuk kategori tartil.
“Pembagian venue berdasarkan jenis lomba agar fokus dan nyaman bagi peserta,” jelas Budi.
STQH NTB 2025 lanjut Doktor Budi, diharapkan menjadi katalisator pertumbuhan sektor strategis Sumbawa, seperti Pariwisata, Kunjungan ribuan orang akan meningkatkan okupansi hotel, kuliner, dan destinasi seperti Pantai yang ada di sumbawa.
Selanjutnya, sektor UMKM akan menggeliat, pameran produk lokal seperti tenun Sumbawa, madu dan kerajinan akan dipromosikan di area venue.
“Kami targetkan peningkatan transaksi UMKM hingga 30% selama event. STQH adalah branding Sumbawa sebagai daerah religius yang berdaya saing,” tambah Sekda.
Sebagai tuan rumah perdana di era Jarot Ansori, Sumbawa bertekad menjadikan STQH sebagai acara berkualitas tinggi. “Kami siapkan transportasi, keamanan, dan fasilitas pendukung terbaik. Dampaknya harus dirasakan hingga ke desa-desa,” tutup Sekda. (Nuansa)

Tidak ada komentar