
Sumbawa Besar, Nuansantb.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa melangkah progresif dengan mengimplementasikan Sistem Aplikasi Manajemen Talenta (SIMATA) sebagai acuan mutasi perdana di era kepemimpinan Bupati Jarot Ansori.
Sistem berbasis digital ini dirancang untuk menempatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) secara tepat berdasarkan kompetensi dan kinerja.
Sekretaris Daerah (Sekda) Sumbawa, Dr. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.Si., kepada Nuansantb.id menegaskan bahwa SIMATA menjadi alat strategis mewujudkan prinsip “the right man on the right place”. Solusi digital untuk penempatan ASN yang objektif.
“Sistem ini menyediakan 9 kolam talenta sebagai referensi bagi Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) dalam menilai kompetensi, kinerja, dan potensi ASN. Namun, keputusan akhir tetap ada di Bupati,” jelas Doktor Budi, Jum’at (25/04/2025).
Menurut Mantan Wakil Rektor III UNSA ini, fitur utama SIMATA memuat Integrasi data ASN lintas instansi. Kemudian analisis berbasis big data untuk pemetaan talenta dan Rekomendasi penempatan sesuai kebutuhan organisasi.
Kabupaten Sumbawa juga mendapat apresiasi dari BKN Regional X (Bali-Nusra) sebagai salah satu daerah dengan implementasi Sistem Kepegawaian Nasional (SImpegnas) terbaik.
“Digitalisasi kepegawaian ini memperkuat visi SDM unggul di lokasi unggul sekaligus mendukung reformasi birokrasi yang transparan,” tegas Sekda.
Adapun Implementasi SIMATA ini diharapkan memberikan dampak pada Efisiensi proses mutasi sekaligus mengurangi bias dan intervensi subjektif. Kemudian peningkatan produktivitas dalam penempatan ASN sesuai keahlian dan Reformasi birokrasi sesuai tata kelola ASN yang akuntabel berbasis data.
“Ini langkah awal menuju meritokrasi ASN di Sumbawa di bawah kepemimpinan Jarot-Ansori. Ke depan, sistem ini akan terus disempurnakan,” pungkas Sekda. (Nuansa)

Tidak ada komentar