
Sumbawa, Nuansantb.id – Peringatan Hari Buruh Internasional yang jatuh pada Jumat (01/05/2026) diisi dengan cara berbeda oleh Wakil Bupati Sumbawa, Drs H Mohamad Ansori. Alih-alih menggelar seremonial besar, ia memilih program bertajuk “SABAR” SArapan BAReng bersama puluhan petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Sumbawa. Kegiatan sederhana namun sarat makna itu berlangsung hangat di Rumah Dinas Wakil Bupati Sumbawa (Pendopo II), menjadi simbol apresiasi tulus terhadap para pejuang kebersihan yang kerap bekerja tanpa sorotan.
Dalam suasana yang akrab, Wabup Ansori duduk lesehan bersama petugas kebersihan perempuan dan laki-laki, menikmati nasi kotak yang disediakan khusus. Ia menyampaikan bahwa momentum 1 Mei bukan hanya milik buruh pabrik atau pekerja formal, tetapi juga milik semua pihak yang mengabdikan tenaganya untuk kepentingan publik, termasuk petugas kebersihan.
“Kontribusi bapak dan ibu sekalian luar biasa. Setiap hari, sebelum masyarakat bangun, Anda sudah mengangkut sampah, menyapu jalan, dan memastikan wajah Sumbawa tetap bersih. Ini bentuk kerja yang mulia. Maka pada Hari Buruh ini, kami ingin terus hadir, bukan hanya memberi arahan, tapi benar-benar berbagi, mendengar, dan menghormati pengabdian pejuang kebersihan kita,” ujar Haji Ansori.
Kegiatan yang digagas langsung oleh Wakil Bupati Mohamad Ansori ini pilihan petugas kebersihan. Dalam dialog santai, Haji Ansori mendengar keluhan terkait kelayakan alat kerja, akses tempat pembuangan sampah sementara, hingga kebutuhan ruang istirahat yang representatif. Ia berjanji akan menindaklanjuti masukan tersebut dalam koordinasi lintas sektor.
“SABAR ini tidak sekadar sarapan bersama, tetapi menjadi ruang untuk menumbuhkan rasa empati dan kepedulian yang nyata. Dari sini lahir kebijakan yang berpihak kepada pekerja kebersihan. In Sha Allah program ini akan tetap rutin kita laksanakan setiap pagi Jumat bersama saudara-saudari pejuang kebersihan kita,” tegas Haji Ansori.
Para petugas kebersihan tampak antusias. Salah seorang petugas mengaku terharu karena selama ini jarang mendapatkan perhatian langsung dari pejabat daerah. “Biasanya kami hanya disuruh kerja. Sekarang ada Pak Wakil yang mau sarapan dan ngobrol santai dengan kami. Rasanya dihargai. Semoga program ini terus berlanjut,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.
Kegiatan SABAR berlangsung sekitar satu jam, diakhiri dengan foto bersama menandakan bahwa kepedulian terhadap kebersihan harus dimulai dari keteladanan.
Momen Hari Buruh tahun ini di Kabupaten Sumbawa pun meninggalkan pesan mendalam: bahwa setiap pekerjaan, sekecil apa pun, memiliki martabat yang sama. Dan penghargaan yang paling berarti tidak selalu berbentuk materi, tetapi kehadiran, pengakuan, dan kebersamaan yang tulus.
Dengan semangat “SABAR”, Wabup Ansori berharap nilai kemanusiaan dan solidaritas terus tumbuh, tidak hanya setiap 1 Mei, tetapi sepanjang tahun. “Karena kenyamanan dan kesehatan publik berdiri di atas keringat saudara-saudara kita yang tidak pernah lelah menjaga kebersihan. Sudah saat kita memberi mereka tempat yang terhormat,” tutup Haji Ansori.
Editor: Nuansantb

Tidak ada komentar