Wabup Sumbawa Luncurkan Program Pengendalian Kusta, 187 Kasus dalam 3 Tahun

2 menit membaca
Sahril
Kesehatan, Pemerintahan - 04 Jul 2025

Sumbawa Besar, Nuansantb.id – Peringatan Hari Kesehatan Kulit Sedunia 2025 di Kabupaten Sumbawa dimanfaatkan sebagai momentum peluncuran Program Pengendalian Penyakit Kusta.

Acara yang digelar di Ruang Rapat Lantai 3 Kantor Bupati Sumbawa, ini dihadiri Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mohamad Ansori, Kepala Dinas Kesehatan, serta perwakilan OPD terkait.

187 Kasus Kusta dalam 3 Tahun: Wabup Ajakan Kolaborasi

Pada kesempatan tersebut, Wabup Ansori menekankan bahwa kulit merupakan organ terbesar manusia yang mencerminkan kondisi kesehatan tubuh.

“Masih banyak masyarakat yang mengabaikan kesehatan kulit, padahal penyakit seperti kusta bisa berdampak serius. Melalui program ini, kami ingin membangun kesadaran bersama,” tegasnya, Jumat (04/07/2025).

Data Sistem Informasi Program Kusta (SIPK) per 15 Juni 2025 mengungkapkan, dalam 3 tahun terakhir, Kabupaten Sumbawa mencatat 187 kasus kusta. Angka ini menjadi dasar peluncuran program pengendalian yang melibatkan seluruh stakeholder.

“Kami mendorong kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan budaya promotif dan preventif. Kusta bukan hanya tanggung jawab Dinkes, tapi juga masyarakat dan OPD terkait,” tambah Ansori.

Program ini akan fokus pada: Edukasi masyarakat tentang gejala dan penanganan kusta. Skrining aktif di daerah endemis. Dan Penguatan fasilitas kesehatan untuk deteksi dini.

Kepala Dinas Kesehatan Sumbawa menyatakan kesiapan menyusun roadmap penanganan kusta, termasuk pelatihan tenaga medis dan kader kesehatan.

Aksi Nyata: Dari Kampanye hingga Pelayanan Kesehatan

Wabup Ansori mengajak masyarakat proaktif memeriksakan diri jika menemui gejala, seperti : Bercak putih atau kemerahan pada kulit yang mati rasa. Penebalan saraf disertai kelemahan otot.

“Jangan tunggu parah. Kusta bisa disembuhkan jika ditangani sejak dini,” pesannya.

Sebagai tindak lanjut, Pemda berkomitmen akan: Mengalokasikan anggaran khusus untuk program ini. Memperkuat sinergi dengan puskesmas dan rumah sakit. Dan Melibatkan kader posyandu dalam sosialisasi.

Editor/Pemred: Sahril Imran

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
Tez