
Sumbawa, Nuansantb.id – Halaman Kantor Bupati Sumbawa berubah menjadi gelanggang semarak pada Jumat (5/6/2026). Ratusan warga, komunitas lingkungan, aparat Forkopimda, hingga perwakilan 24 kecamatan berkumpul dalam puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia: Festival Sumbawa Hijau Lestari 2026.
Meski tak hadir fisik, Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P. menyapa peserta secara virtual. Dalam sambutannya, ia memberikan apresiasi tinggi kepada komunitas LINGKARA selaku penggagas.
“Kreativitas generasi muda melalui festival ini luar biasa. Belum tentu bisa ditemukan di daerah lain,” ujar Bupati.
Namun, di balik semarak pameran dan stan kreatif, Bupati menyisipkan pesan prihatin. Ia mengingatkan perubahan drastis kondisi alam Sumbawa yang dulu dikenal subur.
“Sejak kecil kita saksikan banyak mata air mengalir. Sekarang perlahan-lahan mulai berkurang. Yang dulu mudah dijumpai, kini sulit ditemukan,” ungkapnya.
Bupati mengajak seluruh masyarakat menjadikan pelestarian hutan dan sumber daya alam sebagai warisan untuk generasi mendatang. Menurutnya, alam yang hijau, sejuk, dan lestari hanya bisa terwujud jika kolaborasi pemerintah, komunitas, dunia usaha, dan warga berjalan seimbang.
Sementara itu, Ketua Panitia sekaligus Ketua LINGKARA, Devira Bunga Ayudya, melaporkan bahwa festival ini merupakan puncak Program LINGKARA 2026. Tema yang diusung tahun ini: “Transformasi Ekonomi Hijau Berbasis Kolaborasi Menuju Kabupaten Sumbawa yang Berkelanjutan.”
“Festival ini tidak hanya seremonial. Ada penguatan ekonomi hijau, pemberdayaan masyarakat, dan pelibatan pemuda secara nyata,” jelas Devira.
Sebanyak 24 kecamatan ikut meramaikan festival, meski beberapa belum sempat ambil bagian tahun ini. Stan-stan pameran menampilkan produk ramah lingkungan, inovasi daur ulang, hingga kampanye konservasi air.
Festival Sumbawa Hijau Lestari 2026 diharapkan menjadi momentum lahirnya kesadaran kolektif: bahwa membangun Sumbawa tidak cukup dengan angka pertumbuhan ekonomi, tetapi harus lestari secara ekologis dan adil secara sosial.
Editor: Nuansantb

Tidak ada komentar