
Sumbawa, Nuansantb.id – Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, menutup agenda Rapat Koordinasi Infrastruktur dan Kewilayahan Kabupaten Sumbawa Tahun 2025 sekaligus meluncurkan program Layanan Lumpur Tinja Terjadwal (LLTT) di Aula Lantai III Kantor Bupati Sumbawa, Selasa (02/12/2025).
Kegiatan ini menandai komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur dan meningkatkan layanan sanitasi yang aman bagi masyarakat.
Rapat Koordinasi Infrastruktur dan Kewilayahan Tahun 2025 ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Sumbawa untuk mengevaluasi dan mempercepat serapan anggaran pembangunan. Dalam arahan sebelumnya, Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot menekankan pentingnya kerja cepat, tepat, dan berdampak nyata, serta menginstruksikan percepatan pengadaan barang dan jasa, termasuk proyek-proyek strategis daerah.
Rakor ini juga sejalan dengan prioritas nasional untuk pemerataan pembangunan. Pada hari sebelumnya, Senin (01/12/2025), Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (Wamen PKP) Fahri Hamzah turut hadir dan membuka sesi diskusi dalam rapat yang sama, memberikan apresiasi terhadap kepemimpinan Jarot-Ansori yang berorientasi pada hasil dan menyatakan komitmen pemerintah pusat untuk mendukung percepatan pembangunan di Sumbawa.
Peluncuran program Layanan Lumpur Tinja Terjadwal (LLTT) menjadi highlight dalam penutupan rakor ini. Program LLTT merupakan bagian dari Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik (SPALD) yang bertujuan untuk mencapai target sanitasi aman dengan mengelola lumpur tinja secara terjadwal dan terukur.
Dalam konteks implementasi, studi menunjukkan bahwa LLTT yang dijalankan oleh pemerintah daerah, seperti melalui Satuan Kerja atau Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD), biasanya menentukan zona layanan berdasarkan batas administrasi.
Namun, program ini sering menghadapi tantangan dalam aspek tata kelola, seperti keterbatasan pengelolaan keuangan karena ketergantungan pada anggaran tahunan APBD. Program di Kabupaten Sumbawa diharapkan dapat mengoptimalkan model ini untuk memastikan keberlanjutannya.
Wakil Bupati Drs. H. Mohamad Ansori menyampaikan bahwa program LLTT ini merupakan bentuk nyata dari komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat pemerataan layanan dasar, termasuk akses sanitasi yang layak. Ia menegaskan bahwa pengawasan dan evaluasi akan dilakukan secara rutin untuk memastikan program berjalan sesuai target.
“Pemerataan layanan dasar, seperti air bersih dan sanitasi yang aman, adalah prioritas kami. Program LLTT ini adalah langkah strategis untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan kesehatan lingkungan di Kabupaten Sumbawa,” tegas Wabup Ansori.
Peluncuran program LLTT diharapkan dapat memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan akses sanitasi aman di Kabupaten Sumbawa. Program ini juga selaras dengan visi pembangunan daerah yang mengedepankan infrastruktur berkualitas dan layanan publik yang inklusif.
Dengan penutupan Rakor Infrastruktur 2025 dan launching program LLTT, Pemkab Sumbawa mengirimkan sinyal kuat tentang komitmennya untuk mempercepat pembangunan yang berorientasi pada hasil dan kebutuhan mendesak masyarakat, sebagaimana juga ditegaskan dalam arahan Wamen Fahri Hamzah dan Bupati Jarot. Langkah ini diharapkan dapat mendorong Sumbawa menjadi contoh dalam pengelolaan sanitasi berkelanjutan di tingkat regional.
Editor: Nuansantb

Tidak ada komentar