
SUMBAWA, Nuansantb.id – Kabupaten Sumbawa bersiap menyambut kunjungan penting Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamen Dikti Saintek) Republik Indonesia. Kunjungan yang dijadwalkan pada 8 Januari 2026 ini bertujuan untuk meninjau dan menetapkan lahan pembangunan SMA Unggul Garuda, program prioritas nasional pemerintahan Presiden Republik Indonesia.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP, menegaskan kesiapan daerahnya. “Insya Allah Kabupaten Sumbawa akan mendapat kunjungan dari Wakil Menteri Dikti dan Saintek RI. Ini merupakan bagian dari visi misi Presiden dan juga program prioritas nasional,” ujar Sekda, Selasa (06/01/2026).
Menurutnya, SMA Unggul Garuda dirancang sebagai kawah candradimuka untuk mencetak calon pemimpin unggul Indonesia, sekaligus menjadi motor penggerak peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) daerah. Keberadaan sekolah ini juga diharapkan dapat mempercepat pencapaian Asta Cita Presiden.
“Ini bagian dari ikhtiar kita untuk menghadirkan sekolah yang benar-benar berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan menengah dan melahirkan calon-calon pemimpin unggul Indonesia,” tegas Doktor Budi Prasetiyo.
Pemkab Sumbawa telah menyiapkan dua opsi lokasi yang akan ditinjau langsung oleh Wamen. Kedua lokasi tersebut adalah kawasan Samota dan area di Kerikik, yang terletak di samping Batalyon Infanteri. Syarat utamanya adalah ketersediaan lahan minimal 20 hektare tanpa kekurangan sedikit pun.
“Persyaratannya tegas, minimal 20 hektare, tidak boleh kurang satu jengkal pun. Alhamdulillah, semua persyaratan sudah kita siapkan sesuai ketentuan,” jelas Sekda dengan penuh keyakinan.
SMA Unggul Garuda dikonsep dengan model sekolah taruna, yang mengutamakan kualitas input peserta didik. Proses seleksi akan sangat ketat, mencakup prestasi akademik, kemampuan kognitif, dan standar fisik. Sekolah ini bukanlah sekolah biasa, melainkan lembaga pencetak elite intelektual masa depan.
“Input siswanya adalah anak-anak berkualitas tinggi dan berprestasi. Ini berbeda dengan sekolah rakyat. SMA Unggul Garuda memang disiapkan untuk mencetak pemimpin masa depan bangsa,” terang Doktor Budi.
Kunjungan Wamen ini merupakan tindak lanjut dari peninjauan awal tim Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi pada 7 Januari 2026. Sekda optimistis, jika penetapan lahan disetujui, pembangunan fisik bisa segera dimulai pada tahun ini.
“Kehadiran Wamen ke Sumbawa adalah untuk memastikan dan menetapkan lahan. Mudah-mudahan ini menjadi bagian penting dari lompatan besar kualitas pendidikan di daerah,” pungkasnya.
Dengan persiapan yang matang, Sumbawa berharap dapat merealisasikan impian memiliki sekolah unggulan nasional yang akan mengukir sejarah baru dalam dunia pendidikan di Pulau Sumbawa.
Editor: Nuansantb

Tidak ada komentar