Satlantas Polres Sumbawa Galakkan “Polantas Menyapa”, Cegah Pungli dan Tingkatkan Layanan SIM

3 menit membaca
Sahril
Headline News, Polri - 07 Jan 2026

Sumbawa, Nuansantb.id – Dalam upaya menciptakan pelayanan publik yang bersih, transparan, dan terpercaya, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sumbawa secara gencar melaksanakan program “Polantas Menyapa”. Program ini dirancang untuk memberikan edukasi langsung kepada masyarakat, khususnya dalam pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM), sekaligus menjadi tameng dari praktik pungutan liar (pungli) dan percaloan.

Kasat Lantas Polres Sumbawa, AKP Belly Rizaldy S.Tr.K, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pendekatan preventif dan edukatif Polri. “Program ‘Polantas Menyapa’ adalah komitmen nyata kami untuk mendekatkan pelayanan kepolisian secara humanis. Tujuannya, agar masyarakat mendapat informasi yang jelas, layanan cepat, dan terbebas dari praktik tidak bertanggung jawab,” ujar AKP Belly.

Edukasi Langsung dari Pendaftaran hingga Penerbitan

Pada pelaksanaannya, personel Satlantas secara aktif mendatangi masyarakat di ruang pelayanan Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (SAMSAT) dan Satpas SIM. Seperti yang terlihat pada Rabu (07/01/2026) pagi, seorang personel dengan sabar memandu pemohon, menjelaskan secara rinci tentang persyaratan, alur pengurusan, hingga mekanisme ujian teori dan praktik.

Pendampingan dilakukan secara komprehensif, mulai dari tahap awal pendaftaran hingga proses penerbitan SIM. “Dengan pendampingan langsung, masyarakat tidak perlu merasa kebingungan atau tergoda menggunakan jasa calo. Kami pastikan setiap warga dilayani dengan baik dan transparan,” tambah AKP Belly.

Fokus Utama: Keselamatan Berkendara dan Pencegahan Pungli

Lebih dari sekadar layanan administrasi, program “Polantas Menyapa” juga menitikberatkan pada edukasi keselamatan berkendara. AKP Belly Rizaldy menekankan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama setiap pengguna jalan.

“Kami terus mengimbau masyarakat untuk selalu menggunakan helm berstandar SNI, mematuhi setiap rambu lalu lintas, dan melengkapi surat-surat kendaraan. Ketaatan ini bukan hanya untuk menghindari tilang, tetapi demi keamanan dan kenyamanan bersama di jalan raya,” tegasnya.

Program ini merupakan bagian dari transformasi budaya pelayanan Polri yang lebih mengedepankan aspek preventif dan edukatif. Dengan menghilangkan celah ketidaktahuan masyarakat, diharapkan praktik pungli dan percaloan yang sering memanfaatkan moment ketidaktahuan ini dapat diputus dari akarnya.

Respons Positif Masyarakat dan Komitmen Berkelanjutan

Respons dari masyarakat Sumbawa terhadap inisiatif ini cukup positif. Banyak pemohon SIM mengaku merasa lebih dipermudah dan merasa lebih aman dari potensi penipuan. “Saya jadi lebih paham alurnya dan tidak takut lagi ada biaya-biaya tambahan yang tidak jelas,” ungkap salah seorang warga yang sedang mengurus perpanjangan SIM.

AKP Belly menyatakan bahwa program “Polantas Menyapa” akan menjadi kegiatan rutin dan berkelanjutan. “Ini bukan proyek sesaat, tetapi bagian dari budaya pelayanan baru kami. Ke depan, kami akan intensifkan sosialisasi dan perluas jangkauan, mungkin dengan datang ke kecamatan-kecamatan atau tempat keramaian lain,” paparnya.

Dengan pendekatan yang proaktif dan edukatif ini, Satlantas Polres Sumbawa bertekad untuk terus membangun kepercayaan publik sekaligus mewujudkan pelayanan yang bersih, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Editor: Sahril Imran

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
Tez