LATS Kecamatan Dilantik, Bupati Jarot : Adat adalah Penuntun di Tengah Perubahan Zaman

2 menit membaca
Sahril
Pemerintahan - 18 Jan 2026

SUMBAWA, Nuansantb.id – Dalam rangkaian peringatan HUT ke-67 Kabupaten Sumbawa, Dea Pati Kanadi Ling Samawa (Bupati Sumbawa), Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., secara resmi melantik Pengurus Lembaga Adat Tana Samawa (LATS) tingkat Kecamatan se-Kabupaten Sumbawa untuk masa bakti 2026–2030.

Pelantikan bersejarah ini dilaksanakan di Istana Dalam Loka, Sabtu (17/01/2026), meneguhkan kembali posisi adat sebagai fondasi kebudayaan di Bumi Samawa.

Acara yang dihadiri Wakil Bupati, Drs. H. Mohamad Ansori, Wakil Ketua DPRD, pengurus LATS Kabupaten, serta para camat ini, mengukuhkan komitmen kolektif untuk menjadikan adat sebagai living guidance (penuntun hidup) yang relevan. Pelantikan dilakukan secara simbolis terhadap lima perwakilan kecamatan, mewakili pengurus yang telah terbentuk di seluruh kecamatan.

Dari Kecamatan ke Desa: Merajut Jaringan Pelestarian Adat

Ketua LATS Kabupaten Sumbawa, Dr. M. Ikhsan Safitri, M.Si., dalam laporannya menyatakan bahwa pembentukan kepengurusan hingga tingkat kecamatan ini merupakan langkah strategis.
“Struktur kelembagaan adat kini telah kuat hingga level kecamatan. Langkah selanjutnya adalah menurunkan dan mengaktifkannya hingga ke tingkat desa,” ujarnya. Ia juga mengingatkan status Sumbawa sebagai Kota Pusaka sejak 2017, yang menuntut sinergi semua pihak, termasuk LATS, untuk menjaga warisan budaya benda dan tak benda.

Adat Bukan Seremonial, Tapi Penuntun Rasa dan Kebijaksanaan

Bupati Syarafuddin Jarot menegaskan bahwa momen ini jauh lebih dalam dari sekadar acara seremonial.
“Pelantikan ini adalah peneguhan amanah agar adat tetap berdiri tegak, kokoh, dan menjadi penuntun di tengah gelombang perubahan zaman,” tegasnya.

Sebagai Tau Samawa yang berpegang pada filosofi “Takit Ko Nene Kangila Boat Lenge”, Bupati menjelaskan bahwa adat merupakan kompas moral yang mengarahkan rasa, tanggung jawab, dan kebijaksanaan, serta harus berjalan beriringan dengan pemerintahan.

Peran Strategis LATS: Jembatan Nilai Adat dan Pembangunan Berkelanjutan

Bupati menekankan peran krusial LATS Kecamatan sebagai penghubung langsung nilai-nilai luhur adat dengan realitas kehidupan masyarakat. Peran ini mencakup menjaga harmoni hubungan manusia dengan alam, yang selaras dengan komitmen pemerintah dalam gerakan penghijauan.
“Saya mengajak para camat untuk menjadikan LATS sebagai mitra strategis dalam setiap proses berpikir dan bertindak membangun Sumbawa yang berkelanjutan dan berketahanan budaya,” ajak Bupati.

Prosesi pelantikan ditutup dengan penyematan pin LATS oleh Bupati kepada para pengurus, simbolisasi penerimaan amanah suci untuk menjaga dan menghidupkan warisan leluhur di setiap penjuru Kabupaten Sumbawa. Pelantikan ini menandai babak baru penguatan governance kebudayaan, di mana adat ditempatkan sebagai ruh dalam setiap langkah pembangunan.

Editor: Nuansantb

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
Tez